Rekor, Arloji Kaisar Terakhir Vietnam Terjual Rp66,5 Miliar

Selasa, 16 Mei 2017 - 00:17 WIB
Rekor, Arloji Kaisar...
Rekor, Arloji Kaisar Terakhir Vietnam Terjual Rp66,5 Miliar
A A A
JENEWA - Musim lelang mulai bersemi di Jenewa, Swiss. Seperti biasa, barang-barang mewah dan langka menjadi buruan para kolektor berdompet tebal. Adalah arloji milik kaisar terakhir Vietnam yang menjadi arloji paling mahal yang pernah dijual di pelelangan. Mengutip dari Bloomberg, Senin (15/5/2017), arloji merek Rolex milik Kaisar Bao Dai dilego USD5 juta atau setara Rp66,5 miliar (estimasi kurs Rp13.300/USD).

Jam tangan Rolex milik almarhum Kaisar Bao Dai saat perundingan perdamaian Jenewa tahun 1954, yaitu perundingan antara Vietnam dengan kolonial Prancis, dibeli oleh penawar tak dikenal lewat telepon.

Perang penawaran berlangsung delapan menit antara 10 peserta tender di balai lelang Phillips di Jenewa dan tiga melalui telepon. Arloji Rolex milik sang kaisar merupakan salah satu Rolex paling langka, yaitu satu dari tiga model black-dial dengan penanda jam dari berlian.

Melalui penjualan tersebut, Phillips yang berbasis di London dan New York, kembali memperoleh kemenangan dalam mendominasi pasar pelelangan vintage untuk segmen kelas atas. Mereka mengalahkan saingannya rumah lelang Sotheby yang gagal menjual sepertiga lot dalam lelangnya, termasuk arloji Patek Philippe yang memiliki desain paling rumit.

Saat bersamaan, Sotheby hanya mengumpulkan hasil lelang USD3,36 juta atau Rp44,71 miliar, kurang dari Rolex Bao Dai. Dan juru lelang mereka gagal menjual jam saku Patek Philippe keluaran 1989 yang memiliki 33 fungsi. Jam tangan tersebut dibuat untuk memperingati ulang tahun Patek Philippe ke-150, yang ditaksir mencapai USD6,4 juta sampai USD9,9 juta.

Sementara balai lelang Christie berhasil menjual arloji Patek Philippe milik Kaisar Etiopia Haile Selassie pada pelelangan jam tangan di Jenewa pada Senin. Patek Philippe milik kaisar yang terkenal dengan gerakan Rastafari--yang mengilhami musisi Bob Marley--dilapisi emas 18 karat. Dan harganya terjual sebesar USD2,9 juta atau Rp38,5 miliar.

Sejatinya penjualan jam tangan Kaisar Haile Selassie mendapat tentangan dari orang-orang Etiopia-Amerika, dan menuntut agar arloji tersebut dikembalikan kepada keturunannya. Pertentangan pada 2015 tersebut akhirnya dapat diselesaikan pada Desember 2016 lalu, dimana pengadilan memutuskan bahwa pengirim pertama arloji tersebut memiliki semua hak untuk menjualnya di balai lelang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baseus Mulai Melebarkan...
Baseus Mulai Melebarkan Sayap Bisnisnya ke Aksesoris Mobil
Menteri Singapura Terpikat...
Menteri Singapura Terpikat Produk Perhiasan Indonesia
Namota Bawa Aksesoris...
Namota Bawa Aksesoris Keren dan Produk Baru di IIMS 2023
Bikin Bangga, Master...
Bikin Bangga, Master Audio Venom Indonesia Juara 1 President Cup Unlimited EMMA
Resmi Sinergi, Venom...
Resmi Sinergi, Venom Auto Garage Pluit Kini Pajang Produk Aksesoris Otoproject
Tahan Dibanting dari...
Tahan Dibanting dari Ketinggian, Jedai Haircules Pecahkan Rekor MURI
Berita Terkini
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
26 menit yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
32 menit yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
44 menit yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
51 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
1 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved