Operasi Serentak, Langkah Lawan Peredaran Barang Kena Cukai Ilegal

Rabu, 17 Mei 2017 - 19:22 WIB
Operasi Serentak, Langkah...
Operasi Serentak, Langkah Lawan Peredaran Barang Kena Cukai Ilegal
A A A
JAKARTA - Bertempat di halaman Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Jawa Timur II, diselenggarakan apel pembukaan Operasi Serentak dan Terpadu Pengawasan Barang Kena Cukai “PATUH AMPADAN I”.

Operasi ini dilaksanakan berdasarkan amanat Direktur Jenderal Bea dan Cukai dalam rangka optimalisasi penerimaan cukai hasil tembakau dan menurunkan tingkat peredaran rokok ilegal.

Operasi ini akan dilaksanakan secara serentak dan terpadu di seluruh wilayah Indonesia, baik daerah produksi hasil tembakau, jalur distribusi maupun daerah pemasaran hasil tembakau mulai tanggal 15 Mei sampai 10 Juni 2017.

Berdasarkan data, sampai bulan April 2017 realisasi penerimaan pada Kanwil DJBC Jawa Timur II sebesar Rp5,512 triliun atau baru mencapai 14,21% dari target penerimaan tahun 2017 yang ditetapkan, yaitu sebesar Rp38,349 triliun.

Apabila dibandingkan dengan realisasi penerimaan periode bulan Januari-April 2016 (Year on Year), realisasi penerimaan pada tahun 2017 mengalami penurunan sekitar Rp800 miliar.

Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Timur II, Nirwala Dwi Heryanto menyatakan bahwa penurunan tercapainya target penerimaan cukai dipengaruhi oleh beberapa faktor.

“Penurunan tercapainya target penerimaan disebabkan antara lain perekonomian yang lesu sehingga mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat dan masih adanya peredaran hasil tembakau illegal,” ujarnya dalam keterengan yang diterima SINDOnews di Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Hasil survei peredaran rokok ilegal yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada pada tahun 2016 menyatakan bahwa peredaran rokok ilegal sebesar 12,14%. Memperhatikan tren pertumbuhan peredaran rokok ilegal yang selalu meningkat selama periode 2010-2015, apabila tidak dilakukan extra effort dalam hal penegakan hukum, peredaran rokok ilegal pada tahun 2016 akan meningkat menjadi 14,19%.

Seiring dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Bea dan Cukai mencanangkan penurunan tingkat peredaran rokok ilegal pada tahun 2018 sebesar 6%.

Dengan dilaksanakannya operasi secara serentak dan terpadu oleh seluruh unit pengawasan di wilayah Indonesia, diharapkan dapat membatasi ruang gerak peredaran barang kena cukai ilegal serta meningkatkan kepatuhan pengusaha barang kena cukai.

Hal ini akan menciptakan iklim usaha kondusif yang dapat mendukung pertumbuhan industri hasil tembakau di Indonesia dan dapat meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
4 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
4 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
4 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
5 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
5 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved