Apindo: Gross Split Bukti Kebijakan Pemerintah Bersifat Coba-coba

Kamis, 18 Mei 2017 - 20:36 WIB
Apindo: Gross Split...
Apindo: Gross Split Bukti Kebijakan Pemerintah Bersifat Coba-coba
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai, keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerapkan skema bagi hasil gross split dalam kontrak hulu migas menunjukkan pemerintah tidak memiliki keberpihakan terhadap industri migas di Tanah Air. Kebijakan yang diambil pemerintah sifatnya hanya coba-coba alias trial and error.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengungkapkan investor di sektor tersebut terlihat tidak nyaman dengan skema gross split yang diambil pemerintah tersebut. Dengan adanya skema tersebut, investasi di sektor hulu migas pun menjadi tidak menarik.

"Sepanjang satu tahun terakhir kelihatannya memang apa yang dikerjakan pemerintah tidak memberikan suatu daya tarik bagi pelaku di sektor ini. Ini yang jadi masalah," katanya dalam acara The 41th IPA Convention and Exhibition, JCC, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Menurutnya energi merupakan salah satu sektor strategis di Indonesia. Pemerintah tidak bisa mengambil kebijakan yang sifatnya masih coba-coba. Sebab, dampaknya akan jauh lebih besar terhadap ketahanan energi nasional.

"Kedepan energi kita mau kemana? Karena tidak ada kejelasan langkah kita seperti apa. Kebijakan kita sifatnya trial and error. Karena kenyataannya di migas seperti itu, di kelistrikan juga seperti itu, di renewable energy juga seperti itu. Energi itu sektor strategis untuk kita," tegas dia.

Hariyadi berharap, pemerintah dapat menciptakan iklim yang kondusif untuk dunia usaha, khususnya di sektor migas. Jika kebijakan pemerintah masih seperti saat ini maka industri migas akan semakin ditinggalkan.

"Karena negara kita ini yang membutuhkan investor di bidang ini. Yang paling menentukan adalah kebijakan di ESDM sendiri. Ini jadi keprihatinan, karena kebijakan yang diambil tidak sungguh-sungguh melihat dari berbagai aspek," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar membuka opsi untuk merevisi Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 tahun 2017 tentang Kontrak Bagi Hasil Gross Split. Dia beralasan, aturan bagi hasil gross split merupakan produk buatan manusia yang bisa salah dan tidak bisa berjalan.

Dalam diskusi yang dilakukannya dengan seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) beberapa waktu lalu, dirinya telah menjanjikan akan merevisi aturan mengenai gross split jika memang tidak bisa diterapkan seperti yang diharapkan. Namun, kontraktor harus terlebih dahulu membuktikan bagian mana dari aturan tersebut yang tidak bisa diterapkan.

"Gross split is man made product. Kalau ada hal yang tidak workable is open for discussion and open for change. Tapi kita buktikan dulu dimana tidak workable-nya," katanya di JCC, Jakarta, Rabu (17/5/2017).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian ESDM Usulkan...
Kementerian ESDM Usulkan Industri Hulu Migas Bebas Pajak
Kementerian ESDM Bakal...
Kementerian ESDM Bakal Lelang 3 WK Migas Terminasi Akhir Tahun Ini
Target Produksi 1 Juta...
Target Produksi 1 Juta Barel Minyak Per Hari, Kepala SKK Migas: Leadership Kunci Pencapaian
Kementerian ESDM Patok...
Kementerian ESDM Patok Investasi Migas Tahun Ini Rp246 Triliun
Didominasi Kilang, Investasi...
Didominasi Kilang, Investasi Hilir Migas Diramal Terus Naik Hingga 2024
87,18% Anggaran Ditjen...
87,18% Anggaran Ditjen Migas 2021 Akan Dialokasikan untuk Rakyat
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
10 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved