Hingga 2020, Agen Bank Akan Bertambah 700 Ribu

Selasa, 23 Mei 2017 - 19:36 WIB
Hingga 2020, Agen Bank...
Hingga 2020, Agen Bank Akan Bertambah 700 Ribu
A A A
JAKARTA - Pemerintah bakal menambah agen bank untuk menunjang sistem layanan inklusi keuangan hingga 2020, sebanyak 700.000 agen. Saat ini jumlah agen layanan keuangan tanpa kantor berjumlah 300.000.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad. Muliaman menyatakan, hingga 2020, total agen yang ditargetkan berjumlah 1 juta jika penambahannya sampai 700.000.

Penambahan tersebut diusahakan ke titik-titik daerah yang memang jauh dari jangkauan bank. Tujuannya agar masyarakatnya bisa menikmati akses dan layanan perbankan, serta belajar untuk menabung.

"Target kita di 2020 ada satu juta agen. Tambahannya kan 700.000. Kita tempatkan agen-agen itu di kampung-kampung. Nanti rumah mereka pun bisa jadi kantor," jelas Muliaman di Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Agen yang dinamai Laku Pandai ini, dijelaskan Muliaman, punya peranan penting dalam pengetahuan masyarakat untuk mengenal perbankan. Mereka tidak hanya melayani transaksi tabungan dan pembayaran lainnya juga harus melakukan sosialisasi terhadap produk perbankan kepada maayarakat sekitar tempat tinggalnya.

"Mereka nanti akan diberikan pemahaman khusus dulu soal dunia perbankan sebelum menjadi agen bank. Harapannya nantinya bisa diteruskan kepada masyarakat sekitar. Maka mereka harus betul-betul berdaya kemampuan yang memadai, melakukan sosialisasi masyarakat di sekitar kampung," lanjut Muliaman.

Menjadi seorang agen bank juga mendapatkan keuntungan materi dari setiap transaksi yang dilakukan. Terlebih lagi jenis transaksi yang bisa dilakukan di agen bank kian beragam.

Sayangnya, wilayah Indonesia timur masih belum banyak ditemui agen bank dengan minimnya infrastruktur pendukung seperti pemancar sinyal telekomunikasi. Hal ini yang menjadi tantangan OJK dan bank dalam memperluas akses keuangan di timur Indonesia.

"Ini masalahnya agen butuh sinyal yang kuat, (yang sedikit) di Indonesia timur," tandas Muliaman.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Merger dan Akuisisi...
Merger dan Akuisisi Bank Digital Demi Memperkuat Permodalan
OJK Optimistis Skema...
OJK Optimistis Skema Bantalan Likuiditas Efektif Jaga Perbankan
Tumbuh Positif, Aset...
Tumbuh Positif, Aset Perbankan Sulsel Tembus Rp166,51 Triliun
OJK Pastikan Likuiditas...
OJK Pastikan Likuiditas Perbankan Masih Aman
OJK Kumpulkan 15 Bank...
OJK Kumpulkan 15 Bank Minta Revisi RBB Lebih Optimistis
Pastikan Perbankan Stabil...
Pastikan Perbankan Stabil dan Terjaga, OJK: Masyarakat Tak Perlu Khawatir
Berita Terkini
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
11 menit yang lalu
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
31 menit yang lalu
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
41 menit yang lalu
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
53 menit yang lalu
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
54 menit yang lalu
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved