Wall Street Menguat Lagi Berkat Rilis Rencana Anggaran Trump

Rabu, 24 Mei 2017 - 08:09 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Lagi Berkat Rilis Rencana Anggaran Trump
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin berakhir kembali menguat setelah adanya rilis rencana anggaran Presiden Donald Trump. Namun kenaikan tersebut diredam oleh penurunan saham discretionary konsumen di tengah melemahnya saham-saham di perusahaan automotif.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (24/5/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 43,08 poin atau 0,21% menjadi 20.937,91, Indeks S & P 500 menguat 4,4 poin atau 0,18% menjadi 2.398,42 dan Nasdaq Composite bertambah 5,09 poin atau 0,08% menjadi 6.138,71.

Sementara data ekonomi kemarin melemah, investor merasa lega dengan rencana anggaran penuh Trump yang sebagian besar seperti yang diharapkan, bahkan jika tidak diharapkan disetujui di Kongres. "Tidak ada kejutan besar. Pasar senang dengan itu," kata Wade Balliet, Kepala Strategi Investasi di Bank of the West.

Anggaran Trump menyerukan kenaikan belanja infrastruktur dan militer, bersamaan dengan serangkaian pemotongan yang sensitif secara politis, di bidang-bidang seperti program bantuan kesehatan dan makanan, dengan tujuan memotong pengeluaran pemerintah sebesar USD3,6 triliun dan menyeimbangkan anggaran selama dekade berikutnya.

Indeks S & P 500 berakhir di bawah sesi tingginya. Ini mencapai 2.400 poin beberapa kali selama sesi untuk pertama kalinya sejak terjun ke pasar karena kekhawatiran tentang masa depan kepresidenan Trump. Sementara Presiden Trump dalam perjalanan ke luar negeri, saham dibantu oleh kurangnya berita utama terkait dengan penyelidikan pemerintah mengenai kemungkinan hubungan antara kampanye pemilihannya dan Rusia.

"Pasar ini memiliki kekuatan luar biasa pada gagasan bahwa pemerintahan baru akan dapat mendorong melalui platform pro-bisnis. Sejauh ini kehilangan kredibilitas politik, pasar memiliki masalah dalam memegang keuntungan ini," kata Rick Meckler, presiden LibertyView Capital Management di Jersey City, New Jersey.

Di pagi hari, data ekonomi AS menunjukkan penjualan rumah keluarga tunggal baru di bulan April anjlok dari level terendah dalam sembilan setengah tahun, sementara aktivitas manufaktur untuk Mei turun ke level terendah sejak September.

Sepuluh dari 11 sektor utama S & P 500 berakhir lebih tinggi. Sektor Finansial naik 0,8% dibantu oleh kenaikan sektor perbankan yang sebesar 1,2%.

Consumer discretionary adalah laggard terbesar dengan penurunan 0,4%. Hambatan terbesar di sektor konsumen adalah saham Autozone Inc (AZO.N) yang turun 11,8% menjadi USD581,4. Saham Advance Auto Parts (AAP.N) turun 4,6% sementara saham O'Reilly Automotive (ORLY.O) turun 3,3% dan saham Genuine Parts (GPC.N) turun hampir 2%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
14 menit yang lalu
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
55 menit yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
1 jam yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
1 jam yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
3 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved