Rupiah Lesu 17 Poin, Dolar Stabil Acuhkan Uji Rudal Korut

Senin, 29 Mei 2017 - 10:28 WIB
Rupiah Lesu 17 Poin,...
Rupiah Lesu 17 Poin, Dolar Stabil Acuhkan Uji Rudal Korut
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Senin (29/5/2017) melesu. Mata uang NKRI di indeks Bloomberg hari ini melemah 17 poin atau 0,13% ke level Rp13.311 per USD.

Sebelumnya pada akhir pekan, rupiah di indeks Bloomberg berakhir menguat ke Rp13.294 per USD. Akhir pekan lalu, rupiah diperdagangkan di kisaran Rp13.279-Rp13.308/USD.

Hal sama juga terlihat di indeks Yahoo Finance, dimana rupiah pada Senin ini melemah 14 poin atau 0,11% ke posisi Rp13.308. Pada penutupan Jumat, rupiah berada di level Rp13.294/USD.

Adapun data SINDOnews yang bersumber dari Limas, hari ini rupiah lesu 9 poin ke level Rp13.303/USD, setelah di Jumat lalu ditutup di angka Rp13.294 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah pada Senin (29/5) dipatok di Rp13.312 per USD, terdepresiasi 17 poin dari posisi Jumat di Rp13.295 per USD.

Melemahnya mata uang NKRI karena mulai berototnya dolar AS dan lemasnya harga minyak di pasar dunia. Mengutip dari Reuters, hari ini, indeks USD stabil kendati Korea Utara melakukan uji coba rudal pada Senin dini hari. Indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang saingan utama, berada di posisi nyaris datar di 97,432 DXY.

Meski demikian, USD sedikit turun terhadap yen Jepang ke 111,23 yen. Sementara euro stabil terhadap USD di level 1,1173 dan pound Inggris menguat tipis 0,1% menjadi USD1,2811 GBP.

Para investor memilih untuk mengabaikan uji coba rudal oleh rezim Kim Jong-un, yang merupakan uji coba rudal kesembilan pada tahun 2017 ini. Investor lebih memilih langkah politik Presiden AS Donald Trump pasca kunjungan sembilan harinya ke Arab Saudi, Israel, Palestina, Vatikan, dan Belgia. Hal ini terkait dengan gejolak politik di Washington, dimana investor akan berhati-hati, usai terkuaknya skandal di Gedung Putih pada masa pemerintahan Bill Clinton.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Hari Ini, Rupiah Diprediksi...
Hari Ini, Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Rupiah Melemah 60 Poin...
Rupiah Melemah 60 Poin ke Rp15.455 per USD
Berita Terkini
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
12 menit yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
1 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
1 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
1 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
2 jam yang lalu
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
2 jam yang lalu
Infografis
Miliki Pangkalan Militer...
Miliki Pangkalan Militer NATO, 17 Negara Jadi Target Rudal Oreshnik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved