Sri Mulyani: Ada Pancasila dalam Kebijakan Fiskal dan Pajak

Kamis, 01 Juni 2017 - 12:15 WIB
Sri Mulyani: Ada Pancasila...
Sri Mulyani: Ada Pancasila dalam Kebijakan Fiskal dan Pajak
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dalam mendesain kebijakan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pihaknya bersama seluruh tim menggunakan landasan Pancasila. Hal ini disampaikan saat sambutan ketika menggelar upacara memperingati hari lahirnya Pancasila di Gedung Pancasila Jakarta Pusat.

Karena berdasarkan landasan tersebut, terang mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut kebijakan yang dihasilkan harus adil dan menyejahterakan masyarakat. Sesuai dengan pasal kelima dalam Pancasila yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Kalau bicara tentang 5 pasal Pancasila. Kita di Kemenkeu terus membahasnya apa artinya ini dalam mendesain kebijakan, dari mulai menciptakan manusia yang religius tapi nasionalis yang cinta kepada kemanusiaan. Apa itu bangsanya, agamanya, dan kita juga menginginkan mekanisme demokrasi yang bisa mewujudkan keadilan sosial," kata dia di Jakarta, Kamis (1/6/2017).

Ia menambahkan, jika dilihat dari sisi kebijakan fiskal dan pajak, semuanya telah mencerminkan ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Maka, makna dari Pancasila itu sendiri, menurutnya tidak bisa ditinggalkan begitu saja

"(Kebijakan tersebut) apa dari sisi keadilan, atau sisi menciptakan persatuan republik indonesia, menciptakan demokrasi yang accountable. Itu semua jadi pemikiran kita," kata dia.

Lebih lanjut dia mengajak kepada semuanya agar membawa Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, agar bangsa Indonesia dapat lebih maju dalam berpikir dan bertindak. "Jadi ini momen luar biasa baik untuk kita memperkuat keinginan kita, tidak hanya refleksi (dari Pancasila) itu sendiri. Tapi sungguh-sungguh menjalankan dalam keseharian kita," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Sri Mulyani Guyur Rp5...
Sri Mulyani Guyur Rp5 Triliun untuk Jamin Kredit UMKM
Sri Mulyani Izinkan...
Sri Mulyani Izinkan Pegawainya Dinas Luar Kota dengan Syarat
Sri Mulyani Berencana...
Sri Mulyani Berencana Beri Bantuan Usaha ke Pedagang Bakso
Sri Mulyani Tunda Terbitkan...
Sri Mulyani Tunda Terbitkan Pandemic Bonds
Sri Mulyani Bakal Pelototin...
Sri Mulyani Bakal Pelototin Penggunaan Anggaran Dana Desa
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
50 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved