Investasi Pasar Modal Jadi Primadona di DIY

Jum'at, 02 Juni 2017 - 00:17 WIB
Investasi Pasar Modal...
Investasi Pasar Modal Jadi Primadona di DIY
A A A
YOGYAKARTA - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi daerah yang paling bagus penetrasi investor saham di Tanah Air. Dari sisi pertumbuhan jumlah investor lokal, DIY menduduki ranking pertama dibandingkan dengan kota-kota lain yang ada di Indonesia.

KepaIa Pengembangan Wiiayah III PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Dedy Priadi mengungkapkan, penetrasi bursa saham di Yogyakarta sangat baik. Sehingga jumlah investor pasar saham dari DIY selalu mengalami peningkatan, meskipun dari sisi transaksi besarannya tidak terlalu besar.

Menurutnya DIY sebagai kota pelajar menjadikan nilai transaksinya tidak begitu besar. "Tidak terlalu besar tidak apa-apa, yang penting angka literasinya terus meningkat," ujarnya.

Memang, selama ini BEI selalu gencar melakukan edukasi dan kampanye terkait bursa saham melalui kampus-kampus yang ada di DIY dan sekitarnya. Mereka gerilya melakukan kerja sama dengan pihak kampus mendirikan galeri investasi. Di Galeri Investasi ini, mahasiswa bisa belajar seluk beluk pasar modal dan langsung bisa bertransaksi.

Transaksi dari Galeri Investasi yang dilakukan oleh para mahasiswa memang belum begitu besar. Namun sasaran BEI sebenarnya bukan sekedar nilai transaksi, tetapi lebih ke edukasi sejak dini terkait dengan produk-produk investasi saham. Kendati saat ini nilai transaksi masih minim, tetapi beberapa tahun ke depan akan jauh meningkat.

Kepala Perwakilan BEI Yogyakarta Irfan Noor Riza membenarkan hal tersebut yang menurutnya tahun ini memang cukup menggembirakan. Jumlah transaksi yang dilakukan oleh investor DIY sudah mencapai lebih dari Rp 5,6 triliun. Pihaknya mencatat terjadi kenaikan rata-rata transaksi setiap bulannya dibanding rata-rata transaksi bulanan tahun sebelumnya.

"BEI mencatat jumlah rata-rata transaksi bulanan tahun ini mencapai Rp2,65 triliun. Tahun lalu rata-rata transaksi bulanannya hanya Rp400 miliar," ungkapnya.

Aksi borong saham nampaknya banyak dilakukan oleh investor asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam tiga bulan pertama, Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta mencatat terjadi lonjakan transaksi saham rata-rata setiap bulannya, bahkan sangat signifikan karena hampir 500%.

Menurutnya, tahun ini memang cukup bagus dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini lantaran selain mencatat pertumbuhan investor baru yang cukup signifikan, pihaknya juga mencatat transaksi sangat bagus di tiga bulan pertama tahun 2017 ini. Kendati baru hadir di Yogyakarta sejak tahun 2009 yang lalu, tetapi penetrasi pasar saham cukup bagus.

"Kami gencar mereka mendirikan galeri-galeri investasi di berbagai kampus yang ada di Yogyakarta dan Solo hingga Karisedanan Banyumas. Di Yogyakarta sendiri, saat ini sudah ada 30 galeri investasi yang tersebar di berbagai kampus," terangnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Literasi Investasi Saham...
Literasi Investasi Saham Berbasis Syariah
Pembukaan Perdagangan...
Pembukaan Perdagangan Dalam Rangka HUT ke-47 Pasar Modal Indonesia
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal pada Juni 2023 Sebesar Rp154,13 Triliun
Kolaborasi untuk Menciptakan...
Kolaborasi untuk Menciptakan 1 Juta Investor Baru di Pasar Modal
AEI Rayakan HUT ke-37,...
AEI Rayakan HUT ke-37, Pasar Modal Indonesia Terus Tunjukan Penguatan
Alhamdulillah, Belajar...
Alhamdulillah, Belajar Analisis Fundamental Syariah GRATIS di Webinar MNC Sekuritas!
Berita Terkini
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
40 menit yang lalu
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
10 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
10 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
11 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
11 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
11 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved