IHSG Diproyeksi Dapat Lanjutkan Penguatan
Selasa, 06 Juni 2017 - 08:41 WIB
IHSG Diproyeksi Dapat Lanjutkan Penguatan
A
A
A
JAKARTA - Pengujian laju kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih kembali dilakukan seiring masih terbatasnya kenaikan tersebut, terlebih tidak sepenuhnya didukung oleh volume beli.
Pergerakan ini cenderung dipersimpangan jalan di mana memiliki peluang yang sama untuk naik maupun berbalik turun yang tergantung dari reaksi pelaku pasar dan sentimen pasar.
Meski berharap laju IHSG dapat melanjutkan kenaikan, namun juga antisipasi pembalikan arah melemah jika sentimen yang ada kurang kuat mempertahankan laju kenaikan IHSG tersebut. Tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat kembali menahan potensi kenaikan arah menguat tersebut.
Sementara, pergerakan IHSG di awal pekan ini mampu kembali melanjutkan posisinya di zona hijau. Meski demikian, Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada melihat pergerakan positif ini berjalan sesaat dan tidak sepenuhnya diikuti volume beli.
Sehingga, Reza menjelaskan, terlihat pasca menyentuh level tertingginya di 5.765,83 maka laju IHSG cenderung bergerak melambat.
"Adanya sentimen positif dari kenaikan saham-saham batu bara setelah merespon langkah Presiden Donald Trump yang keluar dari perjanjian Paris Climate Accord," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/6/2017).
Dia menyampaikan, menguatnya sejumlah saham-saham bank besar setelah dirilisnya berita kenaikan laba bank yang tumbuh 17% hingga April 2017.
"Hingga proyeksi positif Bank Dunia terhadap pertumbuhan ekonomi global dapat mempertahankan IHSG di zona hijau meski pada akhirnya cenderung melambat," pungkasnya.
Pergerakan ini cenderung dipersimpangan jalan di mana memiliki peluang yang sama untuk naik maupun berbalik turun yang tergantung dari reaksi pelaku pasar dan sentimen pasar.
Meski berharap laju IHSG dapat melanjutkan kenaikan, namun juga antisipasi pembalikan arah melemah jika sentimen yang ada kurang kuat mempertahankan laju kenaikan IHSG tersebut. Tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat kembali menahan potensi kenaikan arah menguat tersebut.
Sementara, pergerakan IHSG di awal pekan ini mampu kembali melanjutkan posisinya di zona hijau. Meski demikian, Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada melihat pergerakan positif ini berjalan sesaat dan tidak sepenuhnya diikuti volume beli.
Sehingga, Reza menjelaskan, terlihat pasca menyentuh level tertingginya di 5.765,83 maka laju IHSG cenderung bergerak melambat.
"Adanya sentimen positif dari kenaikan saham-saham batu bara setelah merespon langkah Presiden Donald Trump yang keluar dari perjanjian Paris Climate Accord," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/6/2017).
Dia menyampaikan, menguatnya sejumlah saham-saham bank besar setelah dirilisnya berita kenaikan laba bank yang tumbuh 17% hingga April 2017.
"Hingga proyeksi positif Bank Dunia terhadap pertumbuhan ekonomi global dapat mempertahankan IHSG di zona hijau meski pada akhirnya cenderung melambat," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :