Hunian Hotel di Yogyakarta Selama Ramadan Anjlok

Minggu, 11 Juni 2017 - 19:42 WIB
Hunian Hotel di Yogyakarta...
Hunian Hotel di Yogyakarta Selama Ramadan Anjlok
A A A
YOGYAKARTA - Memasuki pekan kedua bulan Ramadan, tingkat hunian hotel di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) anjlok. Saat ini, kalangan perhotelan tidak bisa mengharapkan tamu hotel yang menginap. Mereka hanya bergantung pada tamu MICE yang mengadakan acara buka bersama.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Istidjab Danunagoro mengatakan, Ramadan memang merupakan salah satu periode di mana perhotelan mengalami masa low season. Jumlah tamu yang menginap mengalami penurunan drastis mengingat tidak adanya kegiatan MICE serta masyarakat yang berlibur sangat minim. "Akibatnya, tamu yang menginap anjlok," ujarnya, Minggu (11/6/2017).

Menurutnya, Ramadan memang menjadi momen yang sepi bagi industri ini, sebab, masyarakat memilih lebih banyak menghabiskan waktu di rumah daripada berwisata. Kegiatan pertemuan juga hanya sebatas buka bersama.

Memasuki pekan kedua Ramadan ini, dia memperkirakan tingkat hunian hotel tinggal 30%-40%. Okupansi tersebut baru terjaga pada hotel yang berada di ring I dan ring II, atau di seputaran Malioboro. Sementara di Ring III yang jauh dari kawasan Malioboro justru lebih parah lagi.

Dia mengungkapkan, untuk hunian ring III ini pihaknya mencatat terjadi penurunan cukup drastis bahkan tinggal 10%-20% dari kamar yang tersedia. Kemungkinan besar tingkat okupansi akan kembali membaik mulai H-5 Lebaran. Di mana para pemudik sudah mulai memasuki wilayah ini.

"Tidak sedikit pemudik yang memilih tinggal di hotel kendati kampung halamannya di DIY," ungkapnya.

Perlahan-lahan tingkat hunian hotel akan membaik dan puncaknya akan terjadi saat hari H Lebaran di mana kamar-kamar hotel kembali ramai digunakan untuk menginap. Pihaknya memperkirakan okupansi kembali membaik dan mencapai angka di atas 90%.

Hingga H+5, tingkat okupansi hotel akan tetap terjaga. Bahkan di Ring I, tingkat okupansi akan terjaga rata-rata mulai dari 90% hingga 100%. Saat Lebaran inilah menjadi waktu mendulang rupiah dari para tamu domestik, karena revenue mereka mengalami peningkatan.

"Lebaran biasanya revenue hotel bintang naik. Bintang empat misalnya bisa mencapai minimal Rp100 juta per hari," ungkapnya.

Ketua Asita DIY Udi Sudiyanto mengakui jika Ramadan ini jumlah wisatawan yang masuk ke DIY turun drastis terutama wisatawan lokal. Kendati demikian pihaknya masih melihat adanya geliat dari wisatawan mancanegara karena bertepatan dengan musim liburan di negara asal mereka. "Sebenarnya ramadan bisa dikemas menjadi wisata religi," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PHI Group dengan Perhutani...
PHI Group dengan Perhutani Alam Wisata Teken Kerjasama Pengembangan Wisata
Nemuru Hotel Ciputat,...
Nemuru Hotel Ciputat, Destinasi Penginapan Baru di Selatan Jakarta dengan Nuansa Jepang yang Kental
New Years Eve, Aerotel...
New Years Eve, Aerotel Smile Hotel Usung Street Food Festival
Injak Usia ke-7, Alma...
Injak Usia ke-7, Alma Corp dan The Silk Dago Bandung Jalin Kerja Sama
Artotel Group dan Winner...
Artotel Group dan Winner Group Kerja Sama Garap Tiga Proyek Hotel Baru di Batam
Bisnis Perhotelan dan...
Bisnis Perhotelan dan Restoran Berisiko Tingkatkan Kredit Macet
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
9 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
9 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
10 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
10 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
10 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved