Pemerintah Kerja Sama Penyediaan Bahan Baku Serat Kapas

Selasa, 13 Juni 2017 - 16:10 WIB
Pemerintah Kerja Sama...
Pemerintah Kerja Sama Penyediaan Bahan Baku Serat Kapas
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Pertanian (Kementan), dan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) tentang Program Pengembangan IKM Tenun Melalui Penyediaan Bahan Baku Serat Kapas di Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT.

Dirjen Industri Kecil Menengah (IKM) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan, bahan baku selalu menjadi masalah utama IKM di Indonesia. Oleh karena itu, dengan adanya kerja sama ini diharapkan ketersedian bahan baku tidak menjadi kendala.

"Industri tanpa bahan baku tidak akan jalan. Dengan adanya MoU ini, IKM tenun di Timor Tengah Selatan akan mendapat pasokan bahan baku kapas sehingga tidak mengganggu proses produksi," ujarnya di Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Dia menambahkan, pihaknya juga akan memberikan bantuan pendampingan desain dan bantuan peralatan mesin gining dan mesin tenun kepada sentra tenun di Kabupaten Timor Tengah Selatan yang merupakan tindak lanjut dari program pendampingan pada tahun 2016.

"Anggaran yang disediakan untuk bantuan peralatan mesin sekitar Rp400 juta. Itu kita berikan, kalau sudah berhasil akan kita suplai ke seluruh Indonesia karena di Timor Tengah Selatan ini pusatnya," ungkapnya.

Sentra tenun berjumlah 430 tersebar di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hampir seluruh Kabupaten/Kota di NTT adalah penghasil tenun di mana terdapat 115 sentra IKM dengan 3.506 perajin yang memiliki ciri khas masing-masing daerah. Pada umumnya, bahan baku yang digunakan merupakan benang kapas yang diwarnai dengan pewarna tesktil dan pewarna alami.

Dirjen Perkebunan Kementan Bambang mengatakan, pihaknya akan melakukan penanaman kapas di lahan seluas 13 hektar di Kecamatan Mollo Barat. Sebelumnya pada Mei lalu telah dibuat demplot oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Kementan dilahan seluas 3 hektar di kecamatan yang sama.

"Dengan benih unggul dan teknologi yang lebih modern, kapas yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang baik dengan waktu yang relatif efektif," tuturnya.

Bupati Timor Tengah Selatan Paulus Victor Rolland Mella mengatakan, selama ini produksi sentra tenun yang ada di wilayahnya masih menggunakan cara tradisional. "Produk tenun kami sudah di ekspor ke Malaysia, Singapura, Australia, Eropa, hanya masih terbatas karena bahan bakunya. Sekarang dengan proses produksinya yang juga semakin efisien, proses pengerjaannya bisa lebih cepat," ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
40 menit yang lalu
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
2 jam yang lalu
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
3 jam yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
4 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
4 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
5 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved