Tahun Depan, ADHI Bakal IPO Anak Usahanya Rp2 Triliun
Kamis, 15 Juni 2017 - 21:40 WIB
Tahun Depan, ADHI Bakal IPO Anak Usahanya Rp2 Triliun
A
A
A
JAKARTA - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berencana menawarkan saham perdana (initial public offering/IPO) salah satu anak usahanya yakni PT Adhi Persada Gedung (APG) pada kuartal I 2018. Proses pelepasan tersebut mundur dari target awal pada September 2017.
Direktur Keuangan ADHI Harris Gunawan mengungkapkan, awalnya peseroan berencana melepas anak usahanya yang lain yakni PT Adhi Persada Properti (APP). Namun karena APP masih lambat pertumbuhannya sehingga rencana tersebut dibatalkan.
"Sehingga kegiatan di APP, kami besarkan dulu. Harapannya pada 2019 APP sudah stabil, baru kami IPO kan," katanya saat buka puasa bersama di Jakarta, Kamis (15/6/2017).
Dia menuturkan, keputusan perseroan untuk melepas APG didasari alasan bahwa saat itu pihaknya belum mendapat kepastian mengenai pendanaan untuk LRT. Sehingga harus ada aksi korporasi untuk menambah ekuitas.
Oleh sebab itu, ADHI pun memutuskan untuk melepas salah satu anaknya ke bursa saham. Dia menilai, APG dari sisi bisnis sangat layak untuk dilepas dan sangat menjanjikan. Target perolehan dana dari IPO tersebut adalah Rp1,5 triliun hingga Rp2 triliun.
"ADHI enggak mungkin right issue lagi karena pemerintah tidak mungkin inject lewat PMN lagi, sehingga harus tambah ekuitas. Pilihannya adalah IPO APG. APG sangat layak dan dari sisi bisnis sangat menjanjikan," tandasnya.
Direktur Keuangan ADHI Harris Gunawan mengungkapkan, awalnya peseroan berencana melepas anak usahanya yang lain yakni PT Adhi Persada Properti (APP). Namun karena APP masih lambat pertumbuhannya sehingga rencana tersebut dibatalkan.
"Sehingga kegiatan di APP, kami besarkan dulu. Harapannya pada 2019 APP sudah stabil, baru kami IPO kan," katanya saat buka puasa bersama di Jakarta, Kamis (15/6/2017).
Dia menuturkan, keputusan perseroan untuk melepas APG didasari alasan bahwa saat itu pihaknya belum mendapat kepastian mengenai pendanaan untuk LRT. Sehingga harus ada aksi korporasi untuk menambah ekuitas.
Oleh sebab itu, ADHI pun memutuskan untuk melepas salah satu anaknya ke bursa saham. Dia menilai, APG dari sisi bisnis sangat layak untuk dilepas dan sangat menjanjikan. Target perolehan dana dari IPO tersebut adalah Rp1,5 triliun hingga Rp2 triliun.
"ADHI enggak mungkin right issue lagi karena pemerintah tidak mungkin inject lewat PMN lagi, sehingga harus tambah ekuitas. Pilihannya adalah IPO APG. APG sangat layak dan dari sisi bisnis sangat menjanjikan," tandasnya.
(ven)
Lihat Juga :