Perluas Pasar Toko Tani Indonesia, Kementan Gandeng Pertani

Rabu, 21 Juni 2017 - 13:59 WIB
Perluas Pasar Toko Tani...
Perluas Pasar Toko Tani Indonesia, Kementan Gandeng Pertani
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya memperluas jaringan pasar Toko Tani Indonesia (TTI) hingga ke seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Guna merealisasikan tujuan itu, Kementan menggandeng PT Pertani (Persero).

“Kerja sama ini untuk memperluas jangkauan pemasaran sehingga memudahkan masyarakat dalam membeli bahan pangan pokok dan strategis dengan harga terjangkau,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Spudnik.

Kerja sama ini dilakukan menyusul makin dikenalnya TTI oleh masyarakat luas. Sehingga menuntut penambahan outlet-outlet TTI di seluruh Indonesia. Menurut Spudnik, dalam kerja sama ini TTI yang dikelola Badan Ketahanan Pangan Kementan akan melakukan pembinaan dan pemantauan kepada TTI di seluruh Indonesia, melakukan penentuan harga pangan di TTI dan menyampaikan data terkait pelaksaan kegiatan.

Sedangkan Pertani mendukung pengembangan usaha pangan masyarakat (PUPM) melalui TTI. Selain itu juga menyediakan komoditas pangan untuk kebutuhan TTI, mengembangkan sistem rantai pasok kebutuhan TTI. “Dan juga menyampaikan data terkait pelaksanaan kegiatan,” katanya.

Sementara itu Direktur Utama PT Pertani Wahyu mengatakan akan membuat gerai 100 unit untuk dijadikan TTI. Gerai TTI tersebut akan dibangun di fasilitas atau gudang-gudang yang ada di seluruh Indonesia. “Investasi kami untuk membuat gerai TTI ini kecil, karena kami hanya melakukan renovasi sedikit saja di gudang-gudang yang kami miliki,” ujar Wahyu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Penilaian Kinerja...
Strategi Penilaian Kinerja Kementerian Pertanian
Pengembangan Food Estate...
Pengembangan Food Estate Demi Jadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan
Petani Parigi Moutong...
Petani Parigi Moutong Dimotivasi untuk Budidaya Jagung di Lahan Perkebunan Kelapa
Kabupaten Poso Dukung...
Kabupaten Poso Dukung Percepatan Tanam Melalui Sekolah Lapang
Jadikan Sektor Pertanian...
Jadikan Sektor Pertanian Sebagai Penyelamat Krisis
Kalau Bukan Penyuluh...
Kalau Bukan Penyuluh Siapa Lagi yang Bisa Menghubungkan Mentan dan Petani
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved