Gubernur BI Rayu Jokowi Minta Nominal Rupiah Dirampingkan

Jum'at, 21 Juli 2017 - 13:57 WIB
Gubernur BI Rayu Jokowi...
Gubernur BI Rayu Jokowi Minta Nominal Rupiah Dirampingkan
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, segera meminta waktu bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas mengenai keinginannya merampingkan nominal rupiah (redenominasi).

Dia mengaku telah membicarakan rencananya tersebut kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Laoly, dan Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Menurutnya, saat ini sangat tepat untuk melaksanakan perampingan nominal mata uang Garuda. Karena itu, dia sangat berharap Presiden Jokowi akan mendukung keinginannya untuk melakukan redenominasi rupiah.

"Kita sudah bicarakan dengan Menkeu, Menkum HAM, dan Menko Perekonomian. Kita akan meminta waktu kepada Bapak Presiden, kita harapkan Bapak Presiden akan mendukung redenominasi mata uang," katanya di Gedung Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/7/2017).

Agus menjelaskan, saat ini stabilitas ekonomi dan politik cukup terjaga. Sehingga, kini menjadi waktu yang tepat untuk mngajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi Rupiah. Terlebih, hampir seluruh fraksi di Komisi XI DPR RI menyepakati redenominasi rupiah.

"Kita melakukan pertemuan dengan Komisi XI, hampir semua fraksi menyambut baik kalau seandainya ada usulan RUU Redenominasi Mata Uang. Kenapa? Karena kondisi politik juga demikian," imbuhnya.

Mantan Menteri Keuangan ini mengatakan, redenominasi rupiah bisa memberikan persepsi positif bagi Indonesia. Selain itu, redenominasi bisa menciptakan efisiensi dan konfiden yang lebih tinggi kepada ekonomi Indonesia.

"Karena kita adalah negara di antara beberapa negara yang USD1 sama dengan Rp13.000. Kalau di negara lain kan USD1 sama dengan 4 ringgit, atau SGD1,5. Sekarang kondisi ekonomi kita relatif baik, kalau kita nanti bisa mendapatkan persetujuan presiden, tentu kita akan bahas ini dengan DPR," terang Agus.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bos BI Beberkan soal...
Bos BI Beberkan soal Redenominasi Rupiah: Beli Segelas Kopi Bisa dengan Uang Baru Rp25
Lakukan Redenominasi...
Lakukan Redenominasi Saat Ini Bisa Jadi Bumerang buat Ekonomi
Ekonom Indef: Redenominasi...
Ekonom Indef: Redenominasi Rupiah Tidak Tepat Dilakukan Saat Krisis
Camkan! BI Sebut Peluncuran...
Camkan! BI Sebut Peluncuran Uang Baru Bukan Kebijakan Redenominasi
BI Buka Suara Soal Redenominasi...
BI Buka Suara Soal Redenominasi Rupiah, Catat Kapan Waktu Penerapannya
Tiga Angka Nol Rupiah...
Tiga Angka Nol Rupiah Versi Baru Hilang, Sinyal Redenominasi Dimulai?
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
11 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
40 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved