Skenario Gubernur BI Soal Perampingan Nominal Rupiah

Jum'at, 21 Juli 2017 - 19:33 WIB
Skenario Gubernur BI...
Skenario Gubernur BI Soal Perampingan Nominal Rupiah
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo sudah memiliki skenario besar mengenai upaya perampingan nominal rupiah (redenominasi). Hal ini mengingat redenominasi rupiah membutuhkan waktu transisi hampir 11 tahun.

Dalam Undang-undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), kata Agus, parlemen memang dilarang membahas lebih dari dua Rancangan Undang-undang (RUU). Saat ini, DPR tengah membahas mengenai revisi UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) dan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.

Namun dia berharap, DPR dapat mengeluarkan hak khusus untuk membahas mengenai RUU Redenominasi Rupiah. Mengingat, RUU tersebut hanya terdiri dari 17 pasal.

Baca: Gubernur BI Rayu Jokowi Minta Nominal Rupiah Dirampingkan

"Di DPR itu ada berlaku UU MD3. Satu masa kerja itu tidak boleh membahas lebih daripada dua RUU. Tetapi kalau seandainya kita bisa usulkan redenominasi mata uang, dan mungkin dibuat Pansus atau akan ada kekhususan karena RUU ini hanya ada 17 pasal, ini suatu langkah strategis bagi Indonesia," katanya di Gedung Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (21/7/2017).

Jika tahun ini RUU Redenominasi Mata Uang selesai, lanjut dia, maka tahun 2018 hingga 2019 adalah tahun persiapan. Kemudian, pada 2020-2024 menjadi periode transisi memperkenalkan uang rupiah sebelum dan sesudah redenominasi.

"Dan dalam UU akan diatur semua harga barang dan jasa harus ada tabel harga lama dan baru. Dan itu nanti selama lima tahun. Jadi tujuh tahun masa transisi, dan nanti 2025 sampai 2028 itu masa face out. Jadi praktis 11 tahun. Tapi kita harus mulai," imbuh dia.

Mantan Bos Bank Mandiri ini menuturkan, jika pemerintah setuju maka akan diusulkan dalam bentuk Amanat Presiden (Ampres) yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengusulkan pembahasan RUU Redenominasi Rupiah kepada DPR.

"Dari pemerintah, kita berharap Ibu Menkeu dan Menkumham yang akan lead. Kemarin saya sudah bicara dengan Ibu Sri Mulyani, dan akan mendukung kalau kita menjelaskan ke Presiden. Pak Menko juga dukung," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bos BI Beberkan soal...
Bos BI Beberkan soal Redenominasi Rupiah: Beli Segelas Kopi Bisa dengan Uang Baru Rp25
Lakukan Redenominasi...
Lakukan Redenominasi Saat Ini Bisa Jadi Bumerang buat Ekonomi
Ekonom Indef: Redenominasi...
Ekonom Indef: Redenominasi Rupiah Tidak Tepat Dilakukan Saat Krisis
Camkan! BI Sebut Peluncuran...
Camkan! BI Sebut Peluncuran Uang Baru Bukan Kebijakan Redenominasi
Tiga Angka Nol Rupiah...
Tiga Angka Nol Rupiah Versi Baru Hilang, Sinyal Redenominasi Dimulai?
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
2 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
3 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved