Dynamic Learning, Sociopreneur Indonesia Mendunia

Selasa, 25 Juli 2017 - 05:04 WIB
Dynamic Learning, Sociopreneur...
Dynamic Learning, Sociopreneur Indonesia Mendunia
A A A
SEMARANG - Sociopreneur adalah sebuah usaha berbasis kegiatan sosial. Hadirnya konsep bisnis sociopreneur tentu menjadi solusi efektif untuk membantu mengentaskan permasalahan sosial dan ekonomi di Indonesia.

Salah satu contoh sociopreneur terbaik bangsa adalah Dynamic Learning Indonesia. Sociopreneur tersebut ialah sebuah startup berbasis pendidikan karakter berupa keimanan, nasionalisme, teknologi, motivasi, dan kewirausahaan yang memberdayakan ibu dan anak jalanan, anak putus sekolah, serta mantan penyalahguna narkoba.

Baru-baru ini, Dynamic Learning yang telah didirikan selama dua tahun serta berkiprah di Kota Semarang dan Yogyakarta ini, berhasil menjuarai kompetisi ASEAN Startup Accelerator 2017 di Kaplan University, Singapura.

Tim Dynamic Learning yang berangkat ke Singapura terdiri dari Dewi Nur Cahyaningsih (22) asal Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro, Sandy Dwi Laksono (22) asal Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Norfa Bagas Nurhuda (21) asal Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro, Muhammad Arifuddin (23) asal Fakultas Ilmu Budaya, dan Andy Aulia Prahardika (22) asal Teknik Industri Universitas Gadjah Mada.

Kompetisi ide bisnis yang diselenggarakan pada tanggal 10-12 Juli 2017 tersebut diadakan oleh Indonesia Youth Academy yang bekerja sama dengan Kaplan University, National University of Singapore (NUS) Enterprise, Singtel, dan 12 investor, CEO serta CTO dari berbagai perusahaan di Singapura, seperti: The Leza Parker Networks, Markedshot, Golden Gates Ventures, Vanitee, RingMD, DSTNC, Niswara, EDGE, iFashion Group, Reactor Industries, Soezlar Technology, PSLove Company).

Dalam kompetisi tersebut, 67 finalis berlomba mempresentasikan ide bisnis untuk ‘memikat’ investor agar mendanai ide bisnis para finalis. Presentasi di depan investor ini disebut juga dengan istilah pitching. Selain itu, para finalis juga mendapat bekal ilmu berupa workshop seputar bisnis dan manajemen dari para CEO asal Singapura.

Sociopreneur Dynamic Learning Indonesia diumumkan menjuarai kompetisi pitching tersebut dengan gelar BEST PITCHING dan berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah ASEAN.

Atas prestasinya tersebut, mereka mendapat hadiah 100 SGD dan 100 SGD scholarship program di Kuala Lumpur, Malaysia. Tak hanya itu, Dynamic Learning Indonesia juga akan mendapat investasi dari beberapa perusahaan asal Singapura atas prestasinya sebagai best pitching dalam ajang tersebut.

Dewi selaku Founder dan CEO Dynamic Learning Indonesia mengatakan, tujuan utama Dynamic Learning adalah untuk meningkatkan perekonomian dan kelas sosial masyarakat yang diberdayakan. "Untuk itu, selain diajarkan tentang pendidikan karakter, diajarkan pula untuk memproduksi dan memasarkan berbagai jenis kue kering dan barang-barang kerajinan melalui online marketplace yakni website dynamiclearningid.org, juga di berbagai sosial media," ujarnya dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Senin (24/7/2017).

Award ini lanjutnya, dipersembahkan kepada seluruh partisipan, volunteer, dan para pendukung Dynamic Learning Indonesia, karena tanpa kerja, dukungan dan doa dari mereka semua, prestasi ini tidak akan tercapai.

"Selamat untuk segenap keluarga besar Dynamic Learning Indonesia, ini adalah awal bagi kita untuk bisa memberikan kontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa Indonesia,” katanya.

Dewi mengaku, progam Dynamic Learning untuk meningkatkan kelas sosial masyarakat yang terpinggirkan. Caranya, dengan memberikan pendidikan karakter anak mengenai nilai agama, pengenalan pola perilaku hidup sehat, pengetahuan umum. Selain itu juga memberikan pemahaman kepada orangtua untuk peduli terhadap perkembangan anak dan tidak dieksploitasi untuk turun ke jalan.

Program Dynamic Learning memiliki tahapan-tahapan, yaitu tahap sosialisasi, tahap pelaksanaan, dan tahap monitoring serta evalusi. "Kegiatan yang sudah berjalan beberapa dua tahun terakhir mulai memberikan hasil. Prosentase anak-anak yang turun ke jalan mulai berkurang. Orangtua pun merasa senang ketika kami bantu membuat usaha hingga produk yang dihasilkan dijual dipasaran," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelatihan Kewirausahaan...
Pelatihan Kewirausahaan Digital untuk UMKM
Bimbingan Kewirausahaan...
Bimbingan Kewirausahaan untuk Siswa SMA dan SMK
Sinergi PJI, Zurich,...
Sinergi PJI, Zurich, Starbucks, dan AIG Bawa Pelajar ke Kompetisi Wirausaha Global
Hasilkan Wirausaha Muda...
Hasilkan Wirausaha Muda Pemula, Kemenpora Kembali Gelar Kuliah Kewirausahaan
Libatkan Ribuan UMKM,...
Libatkan Ribuan UMKM, Pesta Wirausaha Nasional Akan Digelar di Bandung
Pelatihan Wirausaha...
Pelatihan Wirausaha Bantu Masyarakat Ciptakan Peluang Usaha Baru
Berita Terkini
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
32 menit yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
9 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
10 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved