Misi Dagang ke Nigeria, Mendag Diminta Dorong Diversifikasi Ekspor

Kamis, 27 Juli 2017 - 11:36 WIB
Misi Dagang ke Nigeria,...
Misi Dagang ke Nigeria, Mendag Diminta Dorong Diversifikasi Ekspor
A A A
JAKARTA - Misi dagang Indonesia ke Afrika Selatan dan Nigeria menurut Center of Reforms Economics (CORE) Indonesia, akan mampu mendorong ekspor Indonesia. Pasalnya, ekspor Indonesia ke negara-negara Afrika belum sebanyak ekspor ke negara tujuan utama ekspor seperti China, India, dan negara-negara eropa.

“Bagus dan tepat sekali menurut saya. Karena satu dari sisi kalau kita melihat performa ekspor kita, pertumbuhan ekspor kita ke negara-negara yang bukan mitra dagang utama kita, yang nontradisional itu termasuk negara-negara di afrika, pertumbuhan ekspornya lebih rendah,” kata Faisal ketika dihubungi wartawan, Kamis (27/7/2017).

(Baca Juga: Misi Mengejar Perdagangan Indonesia dan Afrika )

Lebih lanjut Ia menegaskan bahwa diversifikasi ekspor harus terus didorong ke negara-negara nontradisional. “Artinya ekspor untuk negara-negara yang bukan negara-negara tradisional, atau dalam kata lain diversifikasi ekspor itu harus terus didorong,” terangnya.

Pada 2016, total perdagangan antara kedua negara mencapai USD1,6 miliar, dengan nilai ekspor Indonesia mencapai USD310,8 juta dan nilai impor sebesar USD1,28 miliar. Defisit bagi Indonesia sebagian besar berasal dari impor minyak dan gas.

Sementara jika dilihat dari sektor nonmigas, sesungguhnya Indonesia mengantongi surplus USD302,72 juta. Produk ekspor nonmigas Indonesia ke Nigeria antara lain kertas, kelapa sawit, dan turunannya seperti halnya ekspor utama negara-negara Asia Tenggara ke Afrika yaitu antara lain obat-obatan dan bumbu-bumbu.

Setelah Afrika Selatan, giliran 186 juta penduduk Nigeria menjadi sasaran ekspor pemerintah Indonesia. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita sebelumnya mengatakan, kesempatan tersebut sebaiknya segera dimanfaatkan oleh para pelaku usaha asal Indonesia. "Kita jangan sampai terlambat untuk mengambil peluang ini," kata Enggartiasto di Lagos, Nigeria.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Indonesia dan Iran Sepakat...
Indonesia dan Iran Sepakat Perkuat Perdagangan
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia 2020 Diprediksi Surplus, Tembus USD20 M
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
7 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
8 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
10 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
11 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
12 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
14 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved