Wall Street Terseret Saham Teknologi, Dow Jones Cetak Rekor

Jum'at, 28 Juli 2017 - 08:04 WIB
Wall Street Terseret...
Wall Street Terseret Saham Teknologi, Dow Jones Cetak Rekor
A A A
NEW YORK - Wall Street berakhir variatif pada perdagangan kemarin waktu setempat di tengah kejatuhan saham teknologi dan transportasi untuk menyeret indeks S & P 500 sedikit lebih rendah pada hari penuh laporan pendapatan perusahaan. Namun Dow industrials menetapkan posisi untuk mencetak rekor tertinggi, dibantu lonjakan Verizon.

Sektor transportasi di Dow Jones berakhir lebih rendah setelah pandangan yang mengkhawatirkan dari paket pengiriman perusahaan United Parcel Service (UPS. N). Perusahaan logistik tersebut jatuh ke titik terendah hampir dalam dua bulan saat saingan mereka yakni FedEx (FDX. N) juga melemah.

Raihan negatif juga terjadi pada sektor teknologi indeks S & P 500 untuk menjadi yang terburuk, ketika merosot mencapai 0,8%. Meskipun saham Facebook (FB.O) memperoleh tambahan 2,9% usai hasil laporan perusahaan media sosial tersebut.

Performa sektor teknologi masih menjadi yang terbaik sepanjang tahun ini untuk memimpin lompatan indeks S & P 500 mencapai 10,6% pada tahun 2017. Namun saham Amazon.com (AMZN.O) tercatat jatuh 2,7% terimbas laporan perusahaan e-commerce.

Dow Jones Industrial Average (DJI) tercatat naik 85,54 poin atau 0,39% ke level 21.796,55 dan indeks S & P 500 kehilangan 2,41 poin atau 0,10% menjadi 2,475.42. Sementara komposit Nasdaq jatuh 40,56 poin yang setara dengan 0,63% menjadi 6.382,19.

Kesehatan SPXHC yang merupakan terbaik kedua tahun ini harus menyusut 0,7%. Saham-saham seperti Bristol-Myers Squibb (BMY. N) tergelincir 3,1% dan AstraZeneca's merosot 14,9%. Di sisi lain lonjakan terjadi pada saham Verizon (VZ. N) sebesar 7,7% ketika laporan pendapatan operator nirkabel nomor satu di AS melebihi prediksi.

Kenaikan saham itu menjadi dukungan terbesar untuk S & P 500, diikuti oleh Facebook dan AT&T (T.N). Sedangkan saham Twitter (TWTR. N) jatuh 14,1% setelah pertumbuhan pengguna aktif bulanan stagnan. Sekitar 7,7 miliar saham diperdagangkan atau masih jauh di atas rata-rata harian 6,1 miliar dalam 20 sesi terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
11 menit yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
33 menit yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
9 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
10 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
10 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
10 jam yang lalu
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved