Suramadu Investment Gathering Tawarkan Proyek Rp53,1 Triliun

Senin, 31 Juli 2017 - 10:35 WIB
Suramadu Investment...
Suramadu Investment Gathering Tawarkan Proyek Rp53,1 Triliun
A A A
JAKARTA - Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) yang didukung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyelenggarakan Suramadu Investment Gathering di kantor BKPM hari ini.

Acara tersebut untuk memasarkan proyek investasi senilai Rp53,1 triliun yang terletak di sekitar Jembatan Suramadu terutama yang berada di dua lokasi kawasan yakni Kawasan Khusus Madura (KKM) dan Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM).

Deputi Promosi Penanaman Modal BKPM Himawan Hariyoga dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap upaya daerah untuk mengembangkan investasinya. Acara tersebut dihadiri beberapa investor asing maupun perwakilan dari kedutaan besar asing di Indonesia.

"Melalui acara ini dan mereka yang hadir, akan dimanfaatkan untuk memasarkan proyek-proyek investasi tersebut," ujar dia di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (31/7/2017).

Himawan menuturkan, dengan masuknya investasi ke wilayah Suramadu ini dapat semakin meningkatkan realisasi investasi dari Provinsi Jawa Timur. "Jawa Timur merupakan salah satu kontributor utama yang selalu masuk lima besar lokasi realisasi investasi nasional," terangnya.

Berdasarkan data BKPM periode Januari-Juni 2017, Provinsi Jawa Timur berada diposisi ketiga dengan nilai investasi mencapai Rp33,9 triliun atau 10,1% dari total investasi yang masuk. Jawa Timur berada di bawah Jawa Barat Rp54,1 triliun (16,1%) dan DKI Jakarta Rp49 triliun (14,6%).

Dalam daftar proyek-proyek yang ditawarkan oleh BPWS dalam Suramadu Investment Gathering di antaranya Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan dengan lahan 250 hektare dan estimasi nilai investasi mencapai Rp17,2 triliun.

"Selain itu, jalan tol sepanjang 15,3 kilometer yang terletak dilokasi KKJSM dengan nilai investasi mencapai Rp2,6 triliun, kawasan industri di Labang dengan luasan lahan 284 hektare dengan nilai investasi Rp17,5 triliun, kemudian Kawasan Industri di Klampis seluas 356,7 hektare dengan perkiraan nilai investasi Rp6,6 triliun," kata dia.

Selain itu, dua proyek Central Business District (CBD) dengan nilai investasi total Rp4,5 triliun, kemudian dua proyek perumahan dengan total estimasi nilai investasi Rp4 triliun, pengembangan wilayah pantai untuk pariwisata seluas 18,5 hektare senilai Rp662 miliar, serta dua rest area seluas total 40 hektare dengan total nilai Rp150 miliar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
5 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
6 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
6 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
6 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
6 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
6 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved