Mendag: RI Harus Segera Garap Pasar Rusia dan Eurasia

Minggu, 06 Agustus 2017 - 16:30 WIB
Mendag: RI Harus Segera...
Mendag: RI Harus Segera Garap Pasar Rusia dan Eurasia
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan, pelaku bisnis Rusia sangat menaruh hati untuk bermitra dengan Indonesia. Hal ini diungkapkan Enggar pada Indonesia-Russia Business Forum yang diselenggarakan saat hari kedua kunjungan kerja di Ibukota Federasi Rusia, Moskow.

Enggar mengapresiasi partisipasi lebih dari 300 pelaku bisnis yang sebagian besar berasal dari Rusia dalam acara tersebut. Semakin nyata gambaran potensi bisnis yang perlu digarap Indonesia untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi dengan Rusia maupun Eurasia.

"Saya menyambut baik antusiasme mereka yang sangat besar ini. Saya menghargai partisipasi sejumlah gubernur dan pejabat setingkat bupati atau wali kota Rusia yang hadir dalam forum bisnis dan bertemu dengan para pengusaha dari Indonesia beserta pimpinan dan anggota Kadin Daerah," ujar dia dalam rilisnya, Jakarta, Minggu (6/8/2017).

Menurutnya, kehadiran pejabat dan Kadin sejumlah daerah ini memungkinkan dilakukannya kontak bisnis secara langsung, mengingat beberapa pengusaha Rusia sudah memiliki rencana khusus untuk mengembangkan kerja sama di daerah-daerah Indonesia.

Duta Besar RI di Moskow, M Wahid Supriyadi mengakui, tingkat partisipasi yang tinggi tersebut di luar perkiraan penyelenggara.

Pada acara yang dipandu Ketua Dewan Bisnis Indonesia-Rusia Mikhail Kouritsyn itu, Deputi Menteri Perdagangan dan Industri Rusia Oleg Nikolaevich Ryazencev menyatakan, pelakubisnis Rusia sangat berminat untuk bermitra dengan Indonesia.

Namun, niat tersebut perlu terus didorong melalui forum bisnis untuk lebih memahami berbagai kebijakan yang berlaku di Indonesia dan bertemu langsung dengan calon mitra yang potensial.

Antusiasme pelaku usaha dan masyarakat Rusia kembali terlihat pada pembukaan Festival Indonesia ke-2 di Hermitage Garden, Moskow yang berlangsung hingga hari ini. Ribuan masyarakat Moskow memenuhi Hermitage Garden yang menampilkan 70 stan yang memamerkan produk khas Tanah Air.

Banyak pengunjung antusias menikmati berbagai sajian kuliner nusantara dan mengenal tampilan budaya sejumlah daerah di Indonesia. Terlihat pula sejumlah pengunjung yang antusias datang mengenakan busana batik.

Dia mengungkapkan, jumlah pengunjung Festival Indonesia kali ini jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tidak sedikit masyarakat Rusia dan penduduk Moskow yang terasa begitu akrab dengan Indonesia, baik melalui sentuhan budaya, maupun sajian kuliner. Ini potensi ekonomi yang sangat besar untuk digarap, karena mereka memiliki keterikatan khusus dengan Indonesia," jelas Enggar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Sertifikasi Bikin Seret...
Sertifikasi Bikin Seret Ekspor, Kemendag Lakukan Lobi-lobi
Indonesia dan Filipina...
Indonesia dan Filipina Perkuat Kerja Sama Perdagangan Digital
11 Perjanjian Dagang...
11 Perjanjian Dagang On Going, 4 di Antaranya Target Rampung 2021
Kemendag dan KBRI Canberra...
Kemendag dan KBRI Canberra Dorong Kerja Sama Perdagangan Bilateral
Sempat Tertunda 4 Tahun,...
Sempat Tertunda 4 Tahun, RI Mendorong Perundingan IT-CEPA Dilanjutkan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved