Semester I/2017, Lifting Migas Masih di Bawah Target

Selasa, 08 Agustus 2017 - 17:15 WIB
Semester I/2017, Lifting...
Semester I/2017, Lifting Migas Masih di Bawah Target
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM menyampaikan realisasi lifting migas selama semester I/2017. Realisasi lifting minyak pada semester I/2017 mencapai 802 ribu barel per hari (bph) dan lifting gas 1,13 juta bph.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial mengakui, realisasi tersebut masih belum mencapai target pemerintah dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017, di mana target lifting minyak diharapkan mencapai 815 ribu bph dan target lifting gas sekitar 1.150 bph.

"Target APBN yang sudah kita revisi dalam APBNP pada 10 Juli, target lifting minyak 815 ribu bph. Saat ini capaian kita 802 ribu bph. Jadi kurang 5% enggak terlalu jauh. Kita harapkan di akhir tahun bisa capai 815 ribu bph. Capaian di 2016 juga lebih besar dari target, target 826 ribu realisasi 829 ribu bph," kata dia di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (8/8/2017).

Dia berharap, pada akhir tahun target tersebut akan tercapai. Pihaknya akan terus menggenjot kegiatan pengeboran serta meminimalkan proses perizinan. Sehingga, investor akan berminat untuk melakukan pengeboraan.

"Usaha untuk mengejar itu, salah satunya kita melakukan usaha pemboran. Meminimalkan proses perizinan. Terus yang terpenting kita berusaha mengurangi unplain shutdown," imbuhnya.

Selain itu, berbagai regulasi yang dikeluarkan pemerintah diyakini akan mampu merealisasikan target lifting migas tersebut. Di antaranya, revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 tahun 2010 dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 tahun 2017 tentang Skema Bagi Hasil Migas Gross Split.

"Memang tidak akan kita rasakan sekarang, tapi ini long term. Kegiatan eksplorasi disaat industri migas turun, kita bisa melakukan akselarasi. Kemudian permen Gross Split juga sudah kita keluarkan. Yang sedang kita kerjakan adalah PP-nya, sehingga apa yang ditunggu kontraktor terkait sistem perpajakan kita harapkan dalam waktu tidak lama bisa kita terbitkan. Sekarang dalam tahap diskusi dengan BKF," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lifting Minyak RI Kuartal...
Lifting Minyak RI Kuartal I 2024 Tembus 567 Ribu BOPD
Dekati Target APBN,...
Dekati Target APBN, Lifting Minyak Semester I/2020 Capai 94,5%
Ditanya Target Lifting...
Ditanya Target Lifting Migas 2023, Menteri ESDM: Minyaknya Enggak, Gas Insya Allah
Tak Capai Target, Lifting...
Tak Capai Target, Lifting Minyak Kuartal I-2023 hanya 612 Ribu Barel per Hari
Kuartal I/2020, Lifting...
Kuartal I/2020, Lifting Migas Capai 90,4%
Lifting Migas Kuartal...
Lifting Migas Kuartal I 2022 Masih di Bawah Target, Ini Kendalanya
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
21 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
54 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
2 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved