Data Perdagangan China Bulan Juli Lebih Rendah dari Perkiraan

Selasa, 08 Agustus 2017 - 20:49 WIB
Data Perdagangan China...
Data Perdagangan China Bulan Juli Lebih Rendah dari Perkiraan
A A A
BEIJING - Pemerintah China pada Selasa (8/8/2017) melansir data perdagangan bulan Juli, dimana ekspor naik 7,2% dalam dolar dan impor bertambah 11,0% dalam kurs dolar AS. Secara yuan, ekspor Juli naik 11,2% dan impor naik 14,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2016.

Meski demikian, pertumbuhan tersebut lebih rendah dari perkiraan. Para analis yang disurvei Reuters memperkirakan ekspor China pada Juli bakal meningkat 10,9% dalam dolar dibanding periode yang sama tahun lalu. Dan impor diprediksi meningkat 16,6% dalam dolar.

Mengutip dari CNBC, Selasa ini, hasil bulan Juli kemarin lebih rendah dibanding Juni 2017, dimana China melaporkan kenaikan impor sebesar 17,2% dan ekspor bertambah 11,3% dalam dolar.

Ekonom Capital Economics China, Julian Evans-Pritchard mengatakan penurunan tersebut disebabkan oleh harga yang negatif dan inflasi. "Pertumbuhan perdagangan sekarang tampaknya berada pada tren menurun," katanya.

Meski terjadi perlambatan, namun neraca perdagangan China masih mencatat surplus dengan Amerika Serikat. Data menyebut neraca perdagangan China pada Juli mencapai USD46,74 miliar, dimana mereka mencatat surplus terhadap Negeri Paman Sam sebesar USD25,2 miliar. Perdagangan kedua negara kini sedang tegang karena persaingan praktik perdagangan.

Sebulan sebelumnya, data kepabeanan China melansir bahwa Negeri Tirai Bambu membukukan surplus USD25,4 miliar dengan Amerika Serikat. Namun sikap China yang tidak bisa keras terhadap Korea Utara, membuat AS kembali meradang.

Kini, para pengamat pasar sedang mencermati ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut, menjelang pertemuan Partai Komunis di musim gugur tahun ini.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
China Untung Saat India...
China Untung Saat India Dihantam Ledakan Kasus Covid-19
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Sponsor China Bertaburan...
Sponsor China Bertaburan Cari Perhatian di Euro 2024, Ada Alibaba hingga BYD
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Baja Murah China Membanjiri...
Baja Murah China Membanjiri India, Nilainya Capai 5,7 Juta Metrik Ton
Ini 6 Merek Terkenal...
Ini 6 Merek Terkenal yang Dicontek China
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
Konsumsi Gula Harian...
Konsumsi Gula Harian Jangan Lebih dari 6 Sendok Teh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved