Bank Tanah Dinilai Jamin Kelangsungan Program Rumah Murah

Rabu, 16 Agustus 2017 - 16:15 WIB
Bank Tanah Dinilai Jamin...
Bank Tanah Dinilai Jamin Kelangsungan Program Rumah Murah
A A A
JAKARTA - Masalah pembebasan tanah masih terus menjadi penghalang dalam pembangunan properti, termasuk di antaranya program rumah murah milik pemerintah. Keberadaan spekulan tanah yang memegang kendali di lapangan, membuat harga tanah melambung tinggi.

(Baca Juga: Cegah Spekulan, Jokowi Minta Tiap Daerah Punya Bank Tanah )

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan, agar program membangun 4 juta rumah murah yang ditargetkan terealisasi pada 2019, pemerintah harus mengubah strategi dan pendekatan. Salah satunya dengan membentuk bank tanah.

"Bank tanah untuk menjamin kelangsungan program rumah murah. Bank tanah akan menyediakan pasokan lahan untuk rumah murah. Jika tidak terbentuk bank tanah, harga tanah akan terus terdongkrak dan pasokan lahan semakin sulit.," kata Ali dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Lebih lanjut Ia menerangkan, harga tanah yang tinggi akan membebani pengembang dan konsumen kelas bawah. Jika hal itu terjadi, program rumah murah terancam berantakan.

Apalagi pemerintah juga sedang mengebut sejumlah proyek infrastruktur dan maritim. Dikhawatirkan dana untuk program rumah murah menciut karena dalam anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), anggaran dipangkas menjadi Rp3,1 triliun dari sebelumnya Rp9,7 triliun.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menargetkan membangun 4 juta unit rumah murah hingga 2019. Rumah murah ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah dengan anggaran Rp72 triliun.

"Rumah murah ditetapkan dengan mengacu progres pembangunan rumah murah. Program ini sekaligus mengatasi backlog yang telah mencapai 11,6 juta rumah," sambungnya.

Mengenai backlog, Ali melihat pemerintah telah melakukan sejumlah terobosan inovatif dengan teknologi baru yang bisa diadopsi. Contohnya, rumah kayu dengan teknologi tinggi, tahan gempa, dan anti air. Rumah dengan model seperti ini harganya lebih murah.

Berdasarkan Laporan McKinsey Global Institute (MGI), sekitar 330 juta rumah tangga yang bermukim di perkotaan di seluruh dunia tinggal di perumahan di bawah standar. Kemudian sekitar 200 juta rumah tangga di negara berkembang tinggal di daerah kumuh.

Prediksi MGI pada 2025, sekitar 440 juta rumah tangga perkotaan di seluruh dunia -sekitar 1,6 miliar orang- akan menempati perumahan yang tidak memadai, tidak aman, karena tidak punya akses finansial.

Menurut hitungan McKinsey Global Institute, rumah yang terbuat dari kayu rekayasa jauh lebih murah daripada rumah beton dan bata dengan ukuran yang sama. Harga rumah sekitar 30% lebih murah, efisiensi skala, pembuatan dan produksi otomatis, biaya pondasi lebih murah, konstruksi yang cepat dan biaya pembiayaan yang jauh lebih murah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program Sejuta Rumah...
Program Sejuta Rumah Sulit Dibuktikan di Lapangan
PUPR: Realisasi Program...
PUPR: Realisasi Program Sejuta Rumah Capai 856.758 Unit
Kemampuan APBN Bangun...
Kemampuan APBN Bangun Perumahan Formal Cuma 20 Persen
Program Sejuta Rumah...
Program Sejuta Rumah Capai 215.662 Unit per 11 Mei
BTN Berkomitmen Sukseskan...
BTN Berkomitmen Sukseskan Program Sejuta Rumah
Realisasi Program Sejuta...
Realisasi Program Sejuta Rumah Capai 601.637 Unit hingga Oktober 2020
Berita Terkini
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
51 menit yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
10 jam yang lalu
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved