Pacu Reformasi Birokrasi, Sri Mulyani Anggarkan Rp369,2 Triliun

Senin, 21 Agustus 2017 - 17:23 WIB
Pacu Reformasi Birokrasi,...
Pacu Reformasi Birokrasi, Sri Mulyani Anggarkan Rp369,2 Triliun
A A A
JAKARTA - Alokasi belanja pemerintah pusat dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2018 mencapai sebesar Rp1.443,3 triliun. Sebagian besarnya diperuntukkan untuk pegawai negeri sipil (PNS) dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan masyarakat.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp369,2 triliun khusus untuk aparatur negara dan pelayanan masyarakat. Menurutnya ketetapan ini dibuat mengingat perlunya agar menjaga institusi untuk tetap berjalan dengan baik

Maka dibuatlah rangkaian anggaran untuk aparatur negara dan pelayanan masyarakat. "Hal ini kami anggap perlu agar institusi berjalan baik dengan dialokasikannya anggaran Rp369,2 triliun," ujar mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (21/8/2017).

(Baca Juga: Sri Mulyani: RAPBN 2018 Antara Optimisme dan Kehati-hatian )

Dia menyebutkan, dari alokasi anggaran tersebut bakal dipakai untuk melakukan peningkatan reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik. Selanjutnya, anggaran ini juga dipergunakan untuk menjamin kesejahteraan aparatur dan pensiunan.

"Dengan anggaran ini juga akan terdapat kenaikan uang lauk pauk untuk TNI dan Polri sebesar Rp5.000 dari Rp55.000 menjadi Rp60.000 per orang per hari," imbuh dia.

Tak sampai di sana, anggaran Rp369,2 triliun juga untuk memperbaiki sistem dan manfaat pensiun. Di mana, pemerintah tengah mengkaji skema baru dana pensiun untuk PNS. Dari skema pay as you go menjadi fully funded. "Dengan skema ini, maka keseluruhan gaji sampai dengan pensiun alami perbaikan. Hal ini tidak terjadi distorsi melakukan pelayanan," pungkas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pola Gaji Baru ASN Diklaim...
Pola Gaji Baru ASN Diklaim Bisa Tingkat Pelayanan Publik
Gaji ke-13 Belum Cair...
Gaji ke-13 Belum Cair 100%, Sri Mulyani Ungkap Penyebabnya
Pulsa Gratis PNS Rp200...
Pulsa Gratis PNS Rp200 Ribu untuk Seluruh K/L, Sri Mulyani Tidak Keberatan
Ini Nominal Kenaikan...
Ini Nominal Kenaikan Tunjangan Fungsional PNS, Tertinggi Capai Rp2 Juta
Kenaikan Tunjangan Baru...
Kenaikan Tunjangan Baru PNS Sudah Disiapkan, Ini Rinciannya
Asyik, Sri Mulyani Perbolehkan...
Asyik, Sri Mulyani Perbolehkan PNS Kemenkeu Ambil Cuti Pulang Kampung
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
2 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
3 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
4 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
4 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved