Fajar Paper Terapkan Teknologi Hemat Energi

Kamis, 31 Agustus 2017 - 03:12 WIB
Fajar Paper Terapkan...
Fajar Paper Terapkan Teknologi Hemat Energi
A A A
JAKARTA - Pemanfaatan teknologi hemat energi ala Jepang pada proses daur ulang kertas bekas (OCC Line), mampu menghemat konsumsi listrik, meningkatkan efisiensi dan akhirnya mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK). Implementasi dari teknologi tersebut sudah diterapkan pada salah satu produsen kertas, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (Fajar Paper) yang pabriknya berlokasi di Bekasi, Jawa Barat.

Fajar Paper merupakan peserta proyek Joint Credit Mechanisme (JCM) Indonesia-Jepang yang bertujuan untuk pengurangan emisi GRK melalui implementasi teknologi bersih. Implementasi teknologi tersebut sudah ditinjau oleh Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Edy Sutopo.

Kepala Sekretariat Joint Credit Mechanisme (JCM) Indonesia Dicky Edwin Hindarto menjelaskan tujuan utama program JCM adalah untuk menghemat konsumsi listrik untuk setiap ton kertas yang diproduksi. Teknologi yang dimanfaatkan adalah teknologi Jepang, khususnya sistem proses OCC line yang sangat efisien sehingga pada akhirnya emisi GRK dapat diturunkan.

“Proyek JCM di Fajar Paper ini telah siap dioperasikan dan pada saat beroperasi penuh mampu menurunkan konsumsi listrik hingga 10%. Sementara emisi GRK bisa diturunkan sekitar 14.000 ton CO2 per tahun,” kata Dicky di Jakarta, Rabu (30/8).

Program JCM akan menambah jumlah pengurangan emisi GRK yang sebelumnya sudah dilakukan oleh Fajar Paper melalui program Clean Development Mechanisme (CDM) yang dikelola oleh Perserikatan Bangsa Bangsa, melalui United Nation Framework Convention on Climate Change (UNFCCC). Upaya pengurangan emisi GRK, kata Dicky, layak untuk dilakukan oleh sebuah perusahan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terutama di bidang lingkungan hidup.

Dicky melanjutkan, JCM mendorong kerjasama antara institusi-institusi, baik pemerintah maupun swasta, di Indonesia dan di Jepang untuk mempromosikan lebih banyak implementasi pengembangan usaha yang rendah emisi karbon. Kerja sama yang terjalin diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar untuk menurunkan emisi GRK.

Sebagai informasi, JCM Indonesia-Jepang mulai dijalin sejak 2010. Untuk memudahkan penyebaran dan mendorong kegiatan kerja sama ini, dibentuk JCM Sekretariat Indonesia pada 2014. Total proyek JCM yang sedang dan telah diimplementasikan di Indonesia sampai saat ini sebanyak 29 proyek dengan nilai total investasi sekitar USD150 juta.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PGN Subholding Gas Pertamina...
PGN Subholding Gas Pertamina Lakukan First Welding Infrastruktur Pipa Gas Bumi
Industri Pulp dan Kertas...
Industri Pulp dan Kertas Dikembangkan dengan Prinsip Green Consumerism
Pelaku Industri Pulp...
Pelaku Industri Pulp dan Kertas Siap Hadapi Ketidakpastian Global
Solusi Digital Pacu...
Solusi Digital Pacu Kinerja Industri Pulp dan Kertas Lebih Optimal
Dukung Program Kampus...
Dukung Program Kampus Merdeka, Mahasiswa Magang di Industri Pulp dan Kertas
Dukung Pertumbuhan Ekonomi,...
Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Kontribusi Ekspor Industri Pulp dan Kertas Capai USD8,28 Miliar
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
12 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved