Soal Opini WTP, Sri Mulyani Ingatkan Harus Berdampak Langsung

Kamis, 14 September 2017 - 18:03 WIB
Soal Opini WTP, Sri...
Soal Opini WTP, Sri Mulyani Ingatkan Harus Berdampak Langsung
A A A
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menekankan, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) serta pemerintah daerah sudah seharusnya juga memiliki dampak langsung ke masyarakat. Meski Ia memberikan apresiasi tinggi, kepada K/L atau pemerintah daerah yang telah mampu mencapai status laporan keuangan dalam posisi WTP.

Lebih lanjut Ia menambahkan, setelah mendapatkan predikat WTP. Maka selanjutkan yang harus dimaksimalkan dalam hal ini pemerintah daerah adalah mencapai kesejahteraan rakyat. "Masyarakat akan bertanya sesudah WTP apa? Apakah artinya bagi masyarakat? Tentu masyarakat ingin dengan WTP, maka kesejahteraan dan keadilan bisa tercapai atau makin terlihat," ujarnya saat Rakernas Akutansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

"Oleh karenanya kita perlu meningkatkan tidak hanya dari kualitas laporan keuangan, tapi juga perencanaan pelaksanaan dari penggunaan anggaran dan dari sisi akuntabilitas," sambung mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut.

Sri Mulyani menambahkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengarahkan bahwa akuntabilitas difokuskan kepada hasil dan dampaknya kepada kesejahteraan masyarakat sehingga bukan melulu mengacu pada proses. Untuk itu, terang dia peranan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) menjadi sangat penting.

"Mereka bertugas sebagai pendamping agar pelaksanaan penggunaan dan tata kelola terus terjaga sehingga laporan keuangan tidak hanya menunjukkan akuntabilitas dengan baik, dan transparansi tinggi namun juga bisa mencapai tujuan yang kita ingin capai," ungkap dia.

"Itu pun kita juga harus fokus untuk tidak membebani dari segala proses untuk mencapai tujuan dengan berbagai macam ketentuan dan persyaratan birokrasi. Akhirnya bukan untuk mencapai tujuan, tapi malah menambah beban birokrasi," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Kemenkeu Ajukan Tambahan...
Kemenkeu Ajukan Tambahan Anggaran Rp43,307 T di 2021, Buat Apa?
Kemenkeu Perpanjang...
Kemenkeu Perpanjang Alokasi Anggaran Corona Sampai 2021
Sri Mulyani Mohon Maaf...
Sri Mulyani Mohon Maaf Tak Ada Snack Saat Rapat Imbas Hemat Anggaran
Kemenkeu Puji Komitmen...
Kemenkeu Puji Komitmen Jabar Soal Realisasi DAK Fisik Kesehatan Corona
Sah! Anggaran Kementerian...
Sah! Anggaran Kementerian Keuangan Dipangkas Rp8,9 Triliun
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
8 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
28 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
Raja YordaniaTolak Gagasan...
Raja YordaniaTolak Gagasan Trump soal Pencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved