BI Sebut Pelemahan Rupiah Dipicu Faktor Eksternal

Jum'at, 15 September 2017 - 11:57 WIB
BI Sebut Pelemahan Rupiah...
BI Sebut Pelemahan Rupiah Dipicu Faktor Eksternal
A A A
JAKARTA - Pelemahan nilai tukar rupiah terjadi karena pengaruh eksternal. Karena mulai membaiknya USD beberapa hari terakhir terhadap beberapa mata uang dunia dan statment dari pejabat di Amerika Serikat yang relatif lebih dovish.

"Pertanyananya bagaimana pertumbuhan Amerika apa tetap tinggi atau sebaliknya? Cuman data inflasi Amerika yang mulai meningkat. Indikasi itu menunjukkan Amerika sudah siap kebijakan berikutnya untuk kenaikan suku bunga," kata Deputi Bank Indonesia Dody Budi Waluya, Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Menurutnya, hal tersebut sebagai gambaran dari risiko pelambatan ekonomi AS masih ada. Bahkan, juga belum menjadi pertimbangam di negara berkembang, termasuk Indonesia.

"Untuk rupiah sebenarnya tetap menjaga level yang kompetitif. Kompetitif itu salah satu indikatornya adalah dari efektif real. Itu yang kita ukur dengan suatu ukuran yang jatuh atau yang tidak merugikan daya ekspor kita. Juga tidak meningkatkan impor secara berlebihan, itulah daya saing," terang dia.

Sementara, terkait fundamental masih ada dalam perhitungan BI. Di mana, fundamental sudah menjadi operasional kegiatan untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

"Masih bisa menguat tergantung fundamental yang kita miliki. Kita tidak punya target dan level. Tetapi dalam operasional kita terus jaga di level tertentu," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
5 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
5 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
6 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
6 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
6 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
8 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved