Investasi Ratusan Miliar Rupiah, HERO Lanjutkan Ekspansi

Jum'at, 15 September 2017 - 19:16 WIB
Investasi Ratusan Miliar...
Investasi Ratusan Miliar Rupiah, HERO Lanjutkan Ekspansi
A A A
JAKARTA - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mencatat investasi hingga semester pertama 2017 sebesar Rp302 miliar. Dana tersebut untuk mengembangkan jaringan retail beberapa brand miliknya seperti Hero Supermarket, Guardian, Giant, dan IKEA.

Presiden Direktur HERO, Stephane Deutsch mengatakan dana investasi dari perseroan untuk mengembangkan toko-toko baru itu lebih besar dari semester yang sama pada tahun lalu yang sebesar Rp212 miliar menjadi Rp302 miliar. "Kita terus ekspansi buka toko baru. Tahun ini investasi toko baru Rp302 miliar. Dimana 41% untuk relokasi toko, 27% untuk toko-toko baru, 12% untuk peremajaan toko yang ada," ujar Stephane di Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Perseroan juga telah melakukan ekspansi dengan membuka jaringan toko dengan brand baru. Toko tersebut dinamakan Giant Mart. Sebelumnya diperkirakan bahwa Giant Mart merupakan toko ritel serupa dengan Alfamart dan Indomaret. Namun pihaknya menegaskan itu tidak akan sama.

"Kami memiliki berbagai macam format. Ini adalah salah satu bentuk untuk coba format-format baru. Benar kami telah buka brand baru Giant Mart dan sebagai informasi ini bukan minimart, ini konsep baru," ujarnya.

Dia memaparkan secara rinci terkait pengembangan toko-toko yang menelan investasi mencapai ratusan miliar itu. Antaranya, dua hypermarket Giant Ekstra, di Manado dan Malang, serta Hero Supermarket di Bandung dengan konsep baru. Untuk brand Guardian, pihaknya telah membuka 14 toko baru termasuk toko di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar Bali.

Sementara IKEA tengah memperluas cakupan fungsionalitas penjualan online dengan membuka IKEA Distribution Point di Bogor dan IKEA Online Point di Bintaro. Dia juga memaparkan pihaknya tengah fokus menjaga kondisi keuangan di tengah situasi yang cukup berat bagi bisnis retail belakangan ini. Untuk menjaga kondisi keuangannya di tengah situasi itu, perseroan memutuskan melakukan efisiensi.

Pihaknya bahkan juga telah menutup sejumlah toko dengan sejumlah pertimbangan. Hal itu terpaksa dilakukan karena diakuinya kondisi beberapa tahun lalu cukup berat. "Pada 2015 memang kondisi berat dan kami rasionalisasi toko dan ada beberapa toko yang ditutup," terang dia.

Namun dirinya tak merinci secara jelas berapa jumlah toko yang ditutup, di mana saja toko-toko tersebut, dan toko brand HERO yang mana yang ditutup. Menurut dia, keputusan yang diambil perseroan dengan menutup sejumlah toko sebagai suatu hal biasa bagi sebuah perusahaan.

"Mohon maaf jumlah toko yang ditutup tidak bisa kami berikan detailnya. Sebagai usaha ritel, wajar jika toko-toko mengalami penutupan misal masalah demografis. Tapi kita tidak ada rencana tutup toko besar-besaran tahun ini," lanjutnya.

Meski melakukan penutupan beberapa tokonya, Stephane mengatakan, pihaknya juga tetap tidak membatasi ekspansi. Ekspansi tetap dilakukan oleh perseroan meski disadari pasar ritel. "Kita tetap akan ekspansi, buka toko baru. Walaupun sebenarnya masih menantang bisnis ritel di Indonesia, tapi kami terus berencana kembangkan bisnis kami," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hero Raup Laba Bersih...
Hero Raup Laba Bersih Rp162 Miliar di Paruh Pertama 2024, Berikut Penopangnya
Membalikkan Kerugian...
Membalikkan Kerugian Rp261 Miliar, Hero Supermarket Ditopang Guardian Health and Beauty
Pengunjung Hypermarket...
Pengunjung Hypermarket Turun Selama Pandemi, Giant Ikut Terdampak
Jual IKEA Sentul City...
Jual IKEA Sentul City dan Kinerja Suram, Saham Hero Tetap Bersinar
Soal Dimana Lokasi IKEA...
Soal Dimana Lokasi IKEA eks Giant Bakal Dibangun, Ini Jawaban Hero
Gerai Giant Banyak yang...
Gerai Giant Banyak yang Tutup, Ini Penjelasan HERO
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
47 menit yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
2 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
3 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
3 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
4 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
5 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved