Wall Street Mencatat Hasil Positif Menjelang Pertemuan The Fed

Selasa, 19 September 2017 - 09:20 WIB
Wall Street Mencatat...
Wall Street Mencatat Hasil Positif Menjelang Pertemuan The Fed
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat alias Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat, ditutup menguat karena investor mengalihkan pandangan menjelang pertemuan kunci Federal Reserve. Selain itu Wall Street juga menyambut baik kesepakatan industri pertahanan antara Northrop Grumman dengan Orbital.

Melansir dari CNBC, Selasa (19/9/2017), indeks Dow Jones ditutup naik 63,01 poin dan mencatat rekor kelima berturut-turut. Boeing dan Caterpillar memberikan kontribusi terbesar terhadap kenaikan tersebut. Indeks ditutup pada level 22.331,35.

Indeks S & P 500 juga ditutup pada level tertinggi sepanjang masa di 2.503,87 atau naik 0,1% berkat dukungan saham finansial yang memimpin kenaikan. Nasdaq mencapai rekor intraday sebelum ditutup 0,1% lebih tinggi pada level 6.454,64.

Ahli strategi pasar senior di LPL Financial, Ryan Detrick menyebut meski Badai Harvey dan Irma menerpa di bulan September ini dan menjadi masa sulit di 2017, namun secara fundamental, ekonomi AS masih kuat. "Ini adalah masa sulit sepanjang tahun, tapi fundamental terlihat kuat," kata Detrick.

Indeks Volatilitas CBOE (VIX), yang secara luas dianggap sebagai ukuran ketakutan terbaik di pasar, mencapai 9,88, level terendah sejak 8 Agustus. Indeks diperdagangkan 0,5% lebih rendah pada 10,12.

Hal ini juga membuat sebagian besar pelaku pasar mengharapkan suku bunga tetap tidak berubah. Namun Wall Street memperkirakan The Fed akan mengumumkan pembatalan neraca senilai USD4,5 triliun. The Fed memperoleh sebagian besar portofolio massalnya selama krisis keuangan.

"Fokusnya adalah pada pertemuan The Fed minggu ini," kata Eric Wiegand, manajer portofolio senior di United States Bank.

Selain itu, hasil imbal obligasi AS meningkat secara luas pada hari Senin. Hasil benchmark 10 tahun diperdagangkan pada level 2,23%. Sementara itu, saham Orbital ATK naik sekitar 20% setelah mengumumkan bahwa pihaknya dibeli oleh raksasa pertahanan Northrop Grumman. Dalam sebuah rilis, kedua perusahaan tersebut mengatakan bahwa Northrop akan membayar USD9,2 miliar tunai dan utang.

Selain Northrop, United Technologies mengumumkan akuisisi Rockwell Collins seharga USD30 miliar. Dua kesepakatan ini membuat kinerja saham industri pertahanan AS meningkat lebih dari 20% pada tahun ini.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
6 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
6 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
7 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
7 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
8 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
9 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Grup Piala...
Hasil Drawing Grup Piala Dunia 2026: Brasil dan Prancis Dihadang Kuda Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved