Wall Street Turun Setelah 9 Hari Berlari

Jum'at, 22 September 2017 - 09:24 WIB
Wall Street Turun Setelah...
Wall Street Turun Setelah 9 Hari Berlari
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat alias Wall Street melemah pada perdagangan Kamis waktu setempat, setelah selama 9 hari beruntun berada di jalur positif. Mengutip dari CNBC, Jumat (22/9/2017), indeks Dow Jones turun 53,36 poin ditutup menjadi 22.359,23 menyusul kerugian saham Apple dan Procter & Gamble.

Senada, indeks S & P 500 turun 0,3% berakhir menjadi 2.500,6, karena saham perusahaan teknologi, telekomunikasi dan konsumen utama mencatat penurunan. Nasdaq turun 0,52% ditutup menjadi 6.422,69, dengan melemahnya saham Microsoft, Amazon dan Facebook.

Penurunan ini tidak lepas dari pengumuman The Fed pada Rabu lalu, dimana pihaknya akan mulai meluncurkan neraca USD4,5 triliun mulai bulan Oktober. Bank sentral tidak menaikkan suku bunga acuan dari target 1% menjadi 1,25% saat ini, namun perkiraan menyatakan akan ada kenaikan suku bunga lagi pada tahun ini.

Pedagang berspekulasi soal kemungkinan tidaknya kenaikan suku bunga oleh The Fed, membuat beberapa investor menjual sahamnya pada hari Kamis. "Pernyataan The Fed kemarin sedikit dramatis," kata Mark Spellman, manajer portofolio di Alpine Funds.

Sementara itu, Bank of America Merrill Lynch memprediksi kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember tahun ini, meningkat menjadi 60%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
7 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
7 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
8 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
8 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
8 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
10 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved