Satgas Waspada Investasi Tangani 48 Investasi Bodong

Selasa, 26 September 2017 - 19:09 WIB
Satgas Waspada Investasi...
Satgas Waspada Investasi Tangani 48 Investasi Bodong
A A A
JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi kembali mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dengan tawaran investasi yang menggiurkan. Pasalnya, banyak masyarakat yang menjadi korban dari investasi bodong.

Satgas menyebut dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terindikasi ada 118 perusahaan yang bergerak di bidang investasi yang dinilai abal-abal alias bodong. Adapun perusahaan investasi bodong yang ditangani Satgas mencapai 48 perusahaan. Dari jumlah itu, yang terbesar adalah Pandawa Group di Depok dengan nilai investasi Rp3,8 triliun.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing mengatakan, kasus Pandawa Group Depok merupakan kasus paling besar yang saat ini ditangani dan sudah masuk ranah hukum. Modus kegiatan investasi yang berkedok koperasi ini dengan memberikan iming-iming bunga 10% per bulan.

"Berdasarkan informasi dari Pandawa sendiri, yang ikut investasi mencapai 549.000 orang dengan nilai investasi hampir Rp3,8 triliun. Saat ini sudah masuk ke pengadilan Depok," ungkapnya usai diskusi HUT MNC Trijaya Radio FM Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Selain itu, lanjut Tongam, adalah Dream for Freedom (D4F). Modusnya dengan memberikan bunga 1% per hari kepada nasabah. Serupa dengan Pandawa, pendiri D4F sudah ditangkap dan kasus ini sudah diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Berikutnya ada kasus CSI kepanjangan dari PT Cakrabuana Sukses Indonesia di Cirebon, Jawa Barat, yang juga sudah diadili. Modus operandinya dengan memberikan bunga 5% per bulan kepada nasabah.

Yang terbaru, Tongam menambahkan adalah investasi penawaran yang dilakukan oleh Talk Fusion, dimana mereka melakukan video chatting dan video conference untuk menarik orang berinvestasi.

Menurut Tongam, kegiatan ini sejatinya belum mengantongi izin di Indonesia, namun Talk Fusion terus melakukan kegiatan-kegiatan tawaran investasi. Karena itu, Satgas Waspada Investasi mengambil langkah dengan menghentikan kegiatan Talk Fusion.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cegah Terjebak Investasi...
Cegah Terjebak Investasi Bodong, Gunakan Dua Kunci 'L'
Ngeri! Kerugian Investasi...
Ngeri! Kerugian Investasi Ilegal Satu Dekade Terakhir Capai Rp114,9 T
Jangan Tertipu, Begini...
Jangan Tertipu, Begini Cara Hindari Investasi Bodong
Hati-hati! Tawaran Investasi...
Hati-hati! Tawaran Investasi Skema Ponzi, OJK Beberkan Ciri-cirinya
Marak Kasus Investasi...
Marak Kasus Investasi Bodong, Anggota DPR Sebut Kegagalan OJK
Warning! Marak Investasi...
Warning! Marak Investasi Bodong Palsukan Perusahaan, Kenali Modusnya
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
4 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
5 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
6 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
6 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
8 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
9 jam yang lalu
Infografis
Kemenkes Imbau Masyarakat...
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada, Virus HMPV Merebak di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved