Sentra Kaus Suci Yakin Tahun Depan Kebanjiran Order

Minggu, 01 Oktober 2017 - 19:44 WIB
Sentra Kaus Suci Yakin...
Sentra Kaus Suci Yakin Tahun Depan Kebanjiran Order
A A A
BANDUNG - Perajin Sentra Kaus Suci, Bandung optimistis pesanan kaus pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 mencapai Rp80 miliar. Secara jumlah, dengan pendapatan Rp80 miliar, perajin Sentra Kaus Suci bisa mendapatkan order sekitar 1,34 juta picis.

Ketua Koperasi Sentra Kaus Suci Marnawi Munamah mengaku, pihaknya optimistis pesanan kaus di Sentra Kaus Suci bisa mencapai Rp80 miliar. Perkiraan tersebut didasarkan pada pengalaman Pilkada serentak. Pada 2018, sejumlah daerah di Indonesia dan Jawa Barat akan menggelar pilkada secara bersamaan.

"Pada Pilkada 2016, omzet kami mencapai Rp60 miliar. Naik dari pilkada sebelumnya yang hanya Rp40 miliar. Tahun depan, saya perkirakan pesanan kaus partai dan kepala daerah bisa tembus Rp80 miliar," kata Marnawi kepada KORAN SINDO di Bandung, Minggu (1/10/2017).

Pemesanan kaus partai dan calon kepala daerah diperkirakan baru mulai akhir 2017. Saat ini, sejumlah partai dan perorangan sudah mulai banyak yang menanyakan harga kaus per picisnya. Di Sentra Kaus Suci, satu kaus partai dihargai Rp15.000.

"Nanti kalau sudah ada kepastian siapa calonnya dan diusung partai mana saja, biasanya mulai ada pemesanan," jelas dia.

Bila pada Desember dipesan, proses pengiriman kaus biasanya akan dilakukan pada Februari dan Maret untuk partai besar. Sementara pemesanan dalam jumlah kecil, akan terus terjadi hingga pilkada berakhir.

Diakui Marnawi, Sentra Kaus Suci biasanya menerima order dari partai pengusung atau perorangan (calon kepala daerah) di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Dalam satu kali pengiriman, biasanya mencapai belasan truk atau kontainer.

Kendati demikian, pemesanan kaus di Suci tak sebagus beberapa tahun lalu. Tidak sedikit usaha perorangan di luar Sentra Kaus Suci yang membuka order. Termasuk pesaing dari daerah lain, seperti Surabaya.

"Dulu pesaing kita Surabaya, sekarang hampir di semua daerah ada. Mereka sudah bisa membuat sendiri, walaupun bahan bakunya beli di Bandung. Itu juga memengaruhi bisnis kami," beber dia.

Contohnya jika sebelumnya daerah Lampung dan beberapa provinsi di Kalimantan memesan dalam bentuk jadi, kini mereka hanya membeli kain dan bahan baku sablon di Bandung. Mereka menjahit dan menyablon kaus di daerahnya sendiri.

"Tetapi menyambut Pilkada serentak ini, kami siap menerima berapapun pesanan kaus yang masuk Sentra Suci. Ada ratusan perajin yang mempekerjakan ribuan orang yang siap mengerjakan. Soal harga, kami kira sudah cukup bersaing dan murah," imbuh Marnawi.

Harga kaus sebesar Rp15.000 picis, telah mempertimbangkan kenaikan bahan baku kain, benang, dan cat. Terkait suplai bahan baku, Marnawi mengaku tidak ada persoalan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jeritan IKM Tekstil...
Jeritan IKM Tekstil Soal Mahalnya Bahan Baku di Tengah Pandemi
Diproduksi di Solo,...
Diproduksi di Solo, GSP Siap Pasok Kain American Drill ke Pasar Domestik dan Global
Memahami Pentingnya...
Memahami Pentingnya Kapas Berkualitas Dorong Kesuksesan Industri Tekstil
Kolaborasi dengan MC...
Kolaborasi dengan MC Texstyle, Vira Tandia: Memudahkan Pelanggan Mendapat Bahan Kain Berkualitas
Diacak-acak Barang Impor,...
Diacak-acak Barang Impor, Juragan Tekstil Sempat Nangis Darah
Permendag 8/2024 Bakal...
Permendag 8/2024 Bakal Direvisi Disambut Baik Asosiasi Tekstil
Berita Terkini
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
10 menit yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
1 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
2 jam yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
6 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved