IHSG Berakhir Masih di Jalur Hijau, Dekati Level 6.000

Rabu, 04 Oktober 2017 - 16:40 WIB
IHSG Berakhir Masih...
IHSG Berakhir Masih di Jalur Hijau, Dekati Level 6.000
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup cukup tinggi hingga naik 12,02 poin setara 0,20% ke level 5.951,48. Kondisi IHSG sore ini di tengah variatifnya bursa saham Asia.

IHSG siang tadi tercatat semakin menguat dengan mendapat tambahan sebesar 20,76 poin setara 0,35% ke level 5.960,22 setelah tadi pagi naik 14,33 poin setara 0,24% ke level 5.953,79. Kemarin, IHSG menguat ke level 5.939,45 dengan tambahan 25,42 poin atau setara dengan 0,43%.

Sektor saham dalam negeri sore ini mayoritas di jalur hijau dengan sektor pertambangan masih menjadi penguat tertinggi sebesar 1,52% dan sektor yang melemah hanya keuangan yang melemah 0,10%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,03 triliun dengan 8,21 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp2,10 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp7,01 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp4,90 triliun. Tercatat sebesar 216 saham menguat, 133 saham melemah dan 115 saham stagnan.

Saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain PT GUdang Garam Tbk (GGRM) naik Rp825 menjadi Rp66.525, PT maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp100 menjadi Rp4.100, dan PT Protech Mitra Perkasa Tbkm (OASA) naik Rp75 menjadi Rp680.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS)turun Rp230 menjadi Rp965, PT Matahari Departmen Store Tbk (LPPF) melemah Rp200 menjadi Rp9.675, dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) turun Rp125 menjadi Rp765.

Seperti dilansir CNBC, bursa saham Asia diperdagangkan bervariasi pada penutupan hari ini, bahkan setelah ekuitas AS kemarin ditutup menguat.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 0,2% hingga mendekati level 20.626,66. Indeks Topix goyah antara kenaikan dan kerugian hingga akhirnya hampir datar di level 1.684,56.

Saham Fast Retailing kehilangan keuntungan awal lebih dari 1% untuk menutup melemah 0,79%. Keuntungan awal mengikuti laporan yang mengatakan bahwa penjualan toko yang sama di gerai ritel Uniqlo di negara tersebut naik 6,3%.

Di tempat lain, indeks Hang Seng naik 0,66% menjadi 28.358,54 pada perdagangan sore, dengan saham produsen kendaraan listrik China BYD memperoleh kenaikan hampir 8%. Indeks Straits Times turun 0,37% dan Indeks India Nifty 50 naik 0,58%.

Bursa saham Australia tergelincir, dengan patokan ASX 200 turun 49,34 poin atau 0,87% menjadi 5.652,1. Sektor energi mengalami pelemahan 1,09% dan sektor keuangan turun 0,71%.

Saham perbankan utama Australia sebagian besar lebih rendah, dengan saham ANZ turun 2,11%, saham Westpac turun 0,87% dan saham National Australia Bank turun %1,21. Sementara, saham Commonwealth Bank melawan tren turun dan naik 0,32%.

Di sisi lain, pasar China dan Korea Selatan tetap ditutup untuk hari libur.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
6 menit yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
40 menit yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
1 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
1 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
1 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
2 jam yang lalu
Infografis
Gaji Guru Honorer Masih...
Gaji Guru Honorer Masih Rendah, 74% Dibayar di Bawah Rp2 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved