Lelang Gula Rafinasi, Daya Saing Industri Mamin Terkerek

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 13:56 WIB
Lelang Gula Rafinasi,...
Lelang Gula Rafinasi, Daya Saing Industri Mamin Terkerek
A A A
Lelang gula kristal rafinasi diharapkan berdampak positif terhadap industri makanan dan minuman. Dengan begitu, daya saing mereka bisa terkerek.

Syukurlah kebijakan pemerintah yang akan melakukan lelang gula kristal rafinasi (GKR) ditenggarai tak akan berdampak buruk terhadap industri makanan dan minuman (mamin) besar. Tak heran kalau mereka yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) terlihat netral-netral saja terhadap kebijakan lelang GKR.

“Apakah ini ditunda atau dijalankan, silakan pemerintah yag memutuskan,” kata Adhi S. Lukman, Ketua Umum Gapmmi, Selasa pekan lalu. Yang terpenting bagi mereka adalah ketersediaan GKR buat industri mamin, seperti yang sudah berlangsung selama ini. Maklumlah GKR adalah salah satu bahan utama yang menjaga kelangsungan dan perkembangan industri mamin. “Jadi GKR sangat penting,” tandas Adhi.

Ada beberapa faktor yang membuat industri mamin tak terlalu berdampak terhadap lelang. Salah satunya adalah adanya kontrak jangka panjang (buyer executable orders) yang biasanya berlangsung paling lama dua tahun. “Biasanya satu sampai dua tahun. Setelah itu mereka ikut lelang regular,” kata Bachrul Chairi, Kepala Bappebti.

Dengan kontrak itu industri mamin tak perlu mengikuti lelang, tapi cukup mendaftarkan saja. Kuota untuk mereka diperkirakan sekitar 70% dari total GKR yang dilelang. Sisanya baru buat IKM/UKM.

Bagaimana dampak lelang GKR kepada industri makanan dan minuman? Dapatkan informasi selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi Nomor 32 Tahun 6, 2017 yang terbit Senin (9/10/2017).
(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-hati, Tuntut Impor...
Hati-hati, Tuntut Impor Raw Sugar Berdalih Kepentingan Petani dan UKM
Dugaan Beking di Balik...
Dugaan Beking di Balik Penimbuhan Ribuan Ton Gula Harus Diusut
India Resmi Larang Ekspor...
India Resmi Larang Ekspor Gula hingga September 2026, Awas Kenaikan Harga
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Biang Masalah Ekosistem...
Biang Masalah Ekosistem Gula Nasional, DPR Minta Pemerintah Stop Impor Rafinasi
Produksi Masih Kurang,...
Produksi Masih Kurang, Belum Saatnya Naikkan Kualitas Gula
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Tomat, Menjaga...
5 Manfaat Tomat, Menjaga Daya Tahan Tubuh di Musim Tak Menentu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved