Penurunan Suku Bunga Harus Dibayar Pelemahan Rupiah

Minggu, 08 Oktober 2017 - 18:46 WIB
Penurunan Suku Bunga...
Penurunan Suku Bunga Harus Dibayar Pelemahan Rupiah
A A A
JAKARTA - Kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pekan ini mengalami kegetiran. Pergerakan mata uang Garuda ini bergerak melemah hingga akhir pekan di atas level Rp13.500/USD.

Analis Senior Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan, salah satu faktor penting yang menjadi sebab dari melemahnya rupiah yakni efek kebijakan Bank Indonesia (BI). Langkah BI menurunkan suku bunga dalam dua bulan terakhir harus dibayar dengan pelemahan rupiah.

"Faktor BI turunkan suku bunga harus dibayar dengan konsekuensi penurunan rupiah," ujarnya kepada SINDOnews di Jakarta, Minggu (8/10/2017).

(Baca: Sentuh Rp13.500/USD, Rupiah Tersengat Sentimen Global )

Menurutnya, jarak yang tipis dengan suku bunga The Fed (Fed rate) membuat investor menarik dananya keluar seperti yang terjadi di pasar saham. Apalagi Fed rate juga berpotensi kembali naik akhir tahun ini, sehingga berpotensi menekan rupiah lebih lanjut. "Namun, BI tetap maintenance rupiah dari operasi pasar terbuka," kata Reza.

Dia justru berharap langkah pemerintah dapat menguatkan kembali rupiah dengan memperkuat ekspor. Sehingga, penggunaan rupiah bisa lebih besar lagi.

"Justru yang diharapkan dari pemerintah untuk jaga rupiah karena lebih kena ke sktor riil dibandingkan moneter. Perkuat ekspor barang-baranf manufaktur. Ketergantungan impor kan masih tinggi, ini juga yang sebabkan rupiah enggak naik-naik," pungkas Reza.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap USD pada penutupan perdagangan akhir pekan ini semakin ambles dibanding penutupan perdagangan kemarin. Kondisi mata uang garuda sore ini terjadi saat euro dan poundsterling melemah terhadap USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, sore ini berada di level Rp13.519/USD atau ambruk dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.464/USD. Rupiah berada pada kisaran level Rp13.469-Rp13.521/USD.

(Baca: Euro dan Pounds Tertekan, Rupiah Ditutup Makin Ambles )

Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah bertengger di posisi Rp13.503/USD. Rupiah terlihat lebih buruk dibanding sebelumnya di level Rp13.460/USD dengan kisaran harian Rp13.453-Rp13.505/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berakhir di level Rp13.505/USD atau tidak lebih baik dibanding penutupan kemarin di level Rp13.490/USD.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
49 menit yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
1 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
1 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
1 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
1 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
2 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved