Pemprov Jatim Terus Dorong Pembangunan Kawasan Industri

Senin, 16 Oktober 2017 - 22:15 WIB
Pemprov Jatim Terus...
Pemprov Jatim Terus Dorong Pembangunan Kawasan Industri
A A A
SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) berencana membangun sejumlah kawasan industri baru, di antaranya di Jombang, Lamongan dan Banyuwangi. Keberadaan kawasan industri ini diharapkan mampu mendongkrak sektor manufaktur.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim Ardi Prasetiawan mengatakan, rencana pembangunan kawasan industri ini masih dikaji secara matang. Khususnya, dari sisi infrastruktur penunjang kawasan seperti pasokan gas, listrik, dan air. Kawasan industri ini juga diharapkan bisa menyerap sebanyak mungkin tenaga kerja, terutama tenaga kerja lokal.

“Saat ini kami sudah ada tujuh kawasan industri. Kawasan ini sebagian besar terintegrasi dengan pelabuhan,” katanya di Surabaya, Senin (16/10/2017).

Beberapa kawasan industri yang sudah berdiri adalah PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) Surabaya seluas 245 hektare (ha), PT Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Pasuruan seluas 563 ha, PT Sidoarjo Industrial Estate Brebek (SIEB) di Sidoarjo seluas 87 ha, PT Ngoro Industrial Park (NIP) di Mojokerto seluas 450 ha, PT Maspion Industrial Estate (MIE) seluas 341 ha di Gresik, PT Kawasan Industri Gresik (KIG) di Gresik seluas 140 ha dan PT Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE) di Gresik seluas 2.993 ha.

Menurut Ardi, total luasan kawasan industri di Jatim mencapai 4.819,5 ha dan menjadi kawasan industri terluas keempat di Indonesia. Pada 2016, kawasan industri di Jatim menyumbang pertumbuhan industri pengolahan nasional sebesar 21,08%. Namun begitu, kata dia, jumlah kawasan industri sebetulnya masih jauh dari potensi yang ada.

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Jatim Tony Hermanto mengatakan, selain pertumbuhan ekononomi, Jatim pun unggul dengan pertumbuhan manufaktur. Dari sisi tenaga kerja, sambung dia, Jatim juga memiliki daya saing yang cukup baik jika dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Jawa. Karena itu, pertumbuhan industri di Jatim yang sudah bagus perlu diimbangi dengan pertumbuhan kawasan industri.

“Banyak industri yang mau masuk membangun pabrik di Jatim. Tapi kawasan industri yang sudah ada belum cukup menampung sehingga mereka menyasar lahan di luar kawasan industri,” tuturnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Kawasan Industri Batang Mulai Dibangun Akhir 2020
Teken MoU, PTPP Garap...
Teken MoU, PTPP Garap Pengembangan Kawasan Industri Batang
Masterplan Kawasan Industri...
Masterplan Kawasan Industri Batang Dipastikan Selesai Pekan Ini
Kata Erick Thohir, Kawasan...
Kata Erick Thohir, Kawasan Industri Batang dan Subang-Majalengka Fokus untuk 2 Hal Ini
Bismillah, Kawasan Industri...
Bismillah, Kawasan Industri Halal Terbesar di Indonesia Akan Dibangun
PT PP Fokus Garap Kawasan...
PT PP Fokus Garap Kawasan Industri Batang
Berita Terkini
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
22 menit yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
42 menit yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
9 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
9 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
9 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
10 jam yang lalu
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved