Sri Mulyani: Pelemahan Rupiah Bersifat Sementara

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 17:49 WIB
Sri Mulyani: Pelemahan...
Sri Mulyani: Pelemahan Rupiah Bersifat Sementara
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang terjadi sepekan ini bersifat sementara. Sebab, saat ini kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk menahan gempuran dolar.

Dia mengatakan, pelemahan mata uang NKRI ini dipengaruhi oleh isu di global. Meski demikian, dia memastikan bahwa hal tersebut hanya temporer.

"Kalau pergerakan rupiah atau nilai tukar ada yang sifatnya temporer karena ada masa-masa dimana suasana pasar terpengaruh isu global. Kalau sifatnya sentimen, pada waktu-waktu tertentu biasanya sifatnya temporer," katanya di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Sabtu (21/10/2017).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menegaskan, kondisi fundamental ekonomi nasional masih relatif stabil. Hal ini terlihat dari sejumlah indikator, seperti aktivitas ekspor impor yang seimbang, derasnya modal asing yang masuk ke pasar keuangan domestik, sampai dengan cadangan devisa di kisaran USD129,4 miliar.

"Maka fundamental itu akan menjaga nilai tukar pada tingkat yang stabil," tandasnya.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate Bank Indonesia, nilai tukar rupiah pada awal pekan lalu berada di posisi Rp13.483 per USD. Kemudian pada Selasa 17 Oktober, rupiah terdepresiasi menjadi di level Rp13.490 per USD

Pada Rabu 18 Oktober, mata uang Garuda terdepresiasi di level Rp13.514 per USD. Lalu pada Kamis 19 Oktober, rupiah kembali terdepresiasi di level Rp13.521 per USD. Namun pada Jumat 20 Oktober, rupiah berhasil menguat terhadap dolar AS, di level Rp13.517 per USD.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Akui Stabilitas...
Sri Mulyani Akui Stabilitas Rupiah Masih Hadapi Tantangan
Sri Mulyani Sentil Orang...
Sri Mulyani Sentil Orang Indonesia Saat Rupiah Hampir Rp16 Ribu: Sukanya Melihat Nominal
Cerita Sri Mulyani di...
Cerita Sri Mulyani di Balik Penerbitan Uang Khusus Rp75.000
Rupiah Terpuruk, Sri...
Rupiah Terpuruk, Sri Mulyani: Masih Lebih Perkasa Dibandingkan Ringgit
Sri Mulyani: Uang Khusus...
Sri Mulyani: Uang Khusus Rp75.000 Bukan Tambahan Likuiditas
Dunia Habiskan Ratusan...
Dunia Habiskan Ratusan Kuadriliun Rupiah Lawan Dampak Covid-19
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
6 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
6 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
7 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
7 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
7 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
8 jam yang lalu
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved