Bank Indonesia Luncurkan Perpustakaan Digital

Senin, 30 Oktober 2017 - 18:44 WIB
Bank Indonesia Luncurkan Perpustakaan Digital
Bank Indonesia Luncurkan Perpustakaan Digital
A A A
JAKARTA - Dalam rangka mendukung dunia pendidikan, Bank Indonesi (BI) meluncurkan perpustakaan digital yang bisa diakses oleh masyarakat umum setiap saat. Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan BI memiliki komitmen yang kuat terhadap pentingnya perpustakaan sebagai sebuah repository yang menyimpan dan mengelola pengetahuan dengan baik, dan juga memberikan fasilitas untuk mengaksesnya dengan mudah.

"Pengetahuan yang dikelola tersebut tidak hanya menjadi input dalam proses penyusunan kebijakan dan riset di BI, namun juga pengetahuan yang menjadi output dari kebijakan atau riset tersebut," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (30/10/2017).

Selain itu, tuturnya, perpustakaan sebagai salah satu media untuk mendekatkan kehadiran BI di tengah masyarakat, khususnya stakeholders dari kalangan perguruan tinggi. Perpustakaan menjadi media untuk diseminasi pengetahuan yang dimiliki oleh Bank Indonesia kepada masyarakat luas.

"Banyak sekali publikasi Bank Indonesia berupa laporan, statistik, hasil riset, jurnal, dan buku-buku yang semuanya dapat dimanfaatkan secara gratis khususnya oleh dunia pendidikan," ujarnya.

Perpustakaan digital ini telah bisa diakses oleh masyarakat umum melalui aplikasi iBI Library yang dapat diunduh lewat Google Play Store. Perpustakaan digital ini merupakan implementasi dari konsep library without wall yang dapat diakses 24 jam dan 7 hari seminggu.

"Sebagai koleksi tahap pertama akan disiapkan kurang lebih 1.000 judul koleksi digital. Koleksi yang dimiliki dalam fasilitas ini, kedepan tidak hanya dalam bentuk tertulis tetapi juga bisa dalam bentuk audio video," ujar Kepala BI Institute Solikin M Juhro.

Solikin menambahkan, yang membedakan BI Digital Library dengan perpustakaan digital lainnya, tentunya adalah kekayaan konten lokal di bidang ekonomi moneter, sistem keuangan, dan sistem pembayaran yang berkualitas. "Dengan adanya fasilitas ini maka kebermanfaatan Perpustakaan BI akan semakin luas dirasakan baik oleh internal maupun eksternal BI," ujarnya.

Seperti diketahui, saat ini BI telah memiliki 43 perpustakaan yang berada di kantor pusat dan Kantor Perwakilan (KPw) BI. Sebanyak delapan perpustakaan KPw telah mendapatkan akreditasi dari Perpustakaan Nasional periode 2017-2020. Tujuh perpustakaan tersebut mendapat akreditasi B, sementara satu perpustakaan yaitu Perpustakaan Kantor Perwakilan Jawa Tengah mendapat akreditasi A.
(ven)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1345 seconds (10.177#12.26)