Kenaikan Harga Jagung Untungkan Petani di Simalungun

Rabu, 08 November 2017 - 04:06 WIB
Kenaikan Harga Jagung...
Kenaikan Harga Jagung Untungkan Petani di Simalungun
A A A
SIMALUNGUN - Harga jagung kering di tingkat petani di Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, saat ini antara Rp3.200 hingga Rp3.300 per kilogram sehinggta menguntungkan petani. Mereka berharap harga jagung ini bisa bertahan lama.

Petani jagung yang ditemui Koran SINDO, Selasa (7/11/2017) di Kecamatan Pematang Silmakuta, mengaku gembira dengan kondisi harga jagung saat ini karena memberikan keuntungan yang baik bagi petani.

Menurut Darwis Sipayung, 51 tahun, petani jagung di Kecamatan Pematang Silimakuta mengatakan, dengan kondisi harga jagung saat ini, untuk produksi antara 7-8 ton per hektare petani sudah bisa menikmati keuntungan antara Rp10 juta hingga Rp12 juta.

"Dengan kondisi harga jagung saat ini, petani sudah bisa menikmati keuntungan dari produksi per hektare 7 hingga 8 ton sekitar Rp10 juta hingga Rp12 juta setelah dipotong biaya tanam dan panen sekitar Rp9 juta," ujar Darwis.

Darwis mengatakan kondisi harga jagung saat ini di tingkat petani jauh dari harga yang telah ditetapkan pemerintah sekitar Rp2.700 per kilogram, sehingga petani berharap harga saat ini bisa bertahan lama.

Kepala Dinas Pertanian Pemkab Simalungun, Jan Posman Purba mengakui jika saat ini harga jagung di tingkat petani sedang membaik dan diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani. Terkait luas areal jagung di Simalungun saat ini menurutnya sekitar 25 ribu hektar dengan produksi rata-rata per tahun antara 25 ribu ton hingga 30 ribu ton.

Dia menambahkan Kabupaten Simalungun merupakan salah satu daerah sentra produksi jagung di Provinsi Sumatra Utara, dengan sebaran tanaman hampir di seluruh kecamatan. "Kabupaten Simalungun merupakan salah satu sentra produksi jagung di Provinsi Sumatra Utara dengan luas areal sekitar 25 ribu hektare dengan sebaran tanaman hampir di seluruh kecamatan (31 kecamatan)," kata Jan Posman.

Untuk peningkatan produksi jagung jelasnya, pemerintah daerah memanfaatkan sejumlah lahan tidur dengan menggandeng kelompok tani, TNI dan Polri dalam pengelolaannya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Pangan RI Butuh...
Industri Pangan RI Butuh 1,6 Juta Ton Jagung di Tahun 2022, Pasokan Masih Seret
Hasil Panen Minim, Harga...
Hasil Panen Minim, Harga Jagung di Gowa Naik
Panen Jelang Akhir Tahun,...
Panen Jelang Akhir Tahun, Petani Jagung Untung Besar
Ini Biang Kerok Harga...
Ini Biang Kerok Harga Jagung Kerap Melambung
Data Stok Jagung Disebut...
Data Stok Jagung Disebut Tak Valid, Pataka Minta BPS Turun Tangan
Harga Telur Mahal, Pemerintah...
Harga Telur Mahal, Pemerintah Perlu Rerelaksasi Impor Jagung?
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved