Menuju Era Ekonomi Digital, UMKM Didorong Go Online

Rabu, 08 November 2017 - 17:15 WIB
Menuju Era Ekonomi Digital,...
Menuju Era Ekonomi Digital, UMKM Didorong Go Online
A A A
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM bersinergi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, pemerintah daerah dan pelaku bisnis e-commerce mengampanyekan Gerakan Nasional digitalisasi usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Gerakan ini didukung oleh dua program pemerintah, yaitu 8 juta UMKM dan ekonomi kerakyatan. Hal ini dalam rangka mewujudkan visi ekonomi Indonesia 2020 menjadi “The Digital Energy of Asia” yang menargetkan pertumbuhan transaksi e-Commerce sebesar USD130 miliar.
Melalui visi ini ingin dicapai kekuatan ekonomi nasional berbasis UMKM yang disebut sebagai representasi ekonomi rakyat yang dapat menyerap tenaga kerja sekitar 90% serta memberikan kontribusi sebesar 58% pada Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional.

Terlebih lagi, hasil survei menunjukkan, berjualan secara online dapat meningkatkan pendapatan UMKM hingga 26% dan meningkatkan penyerapan kerja yang berimbas pada peningkatan ekonomi nasional secara berkala dan bertahap.

"Saat ini ada 3,79 juta pelaku bisnis UMKM yang telah memanfaatkan teknologi digital atau bisnis e-commerce," kata Asisten Deputi Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Herustiati dalam keterangan tertulis, Rabu (8/11/2017).

Herustiati mengatakan Kemenkop dan UKM telah membuat berbagai kebijakan dan program dalam mengembangkan koperasi dan UMKM menuju ekonomi digital. Kebijakan itu antara lain Pendaftaran Badan Hukum Koperasi dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi Online; Peningkatan kapasitas SDM KUMKM dan Mahasiswa sebagai Techno-preneur; Pengembangan PLUT melalui Kampung UKM Digital, bekerja sama dengan PT Telkom Tbk.

Gerakan UMKM Go Online dilaksanakan serentak di 13 kota yaitu Medan, Jambi, Palembang, Bekasi, Bogor, Balikpapan, Denpasar, Semarang, Tangerang Selatan, Bandung Barat, Purwakarta, Sidoarjo dan Surabaya. Peresmian Gerakan Nasional UMKM Go Online akan diadakan pada 15 November di Jakarta.

Sementara, pelaku e-Commerce yang dilibatkan dalam gerakan ini adalah BLANJA.com, MatahariMall.com, Lazada, Shopee, Blibli, Tokopedia dan Bukalapak.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun...
Omzet Tembus Rp5,7 Triliun SRC Kembangkan Aplikasi untuk UMKM
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
49 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
58 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved