BKP Fokus Entaskan Daerah Rentan Rawan Pangan

Rabu, 08 November 2017 - 17:29 WIB
BKP Fokus Entaskan Daerah...
BKP Fokus Entaskan Daerah Rentan Rawan Pangan
A A A
BANDUNG - Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) akan fokus mengentaskan daerah-daerah yang dinilai rentan rawan pangan.

Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi mengatakan, tahun depan, pihaknya akan lebih banyak pada pemantapan program dengan merealisasikan sejumlah program kerja. Targetnya program itu memberi efek bagi masyarakat.

"Kita punya peta kerentanan rawan pangan. Daerah itu yang harus jadi perhatian kita, baik itu kabupaten atau kecamatan," kata Agung Hendriadi di Hotel El Royale, Kota Bandung, Rabu (8/11/2017).

Menurut dia, daerah dengan kerentanan rawan pangan dibagi dalam beberapa kategori, yaitu kategori 1-6 yang masing-masing memiliki tingkat kerentanan rawan pangan. Misalnya Papua, menurut dia, masuk daerah rentan rawan pangan kategori 5-6. Namun demikian, daerah yang disebut rentan rawan pangan tidak hanya soal ketersediaan makanan, tetapi juga ada faktor geografis di dalamnya.

"Misal ada daerah yang kondisi geografisnya tidak mendukung, sehingga masuk daerah rentan rawan pangan. Makanya harus ada program agar daerah itu keluar dari zona rentan rawan pangan. Misalnya mempermudah sistem distribusi dan transportasi," beber dia.

Beberapa langkah yang akan dilakukan BKP diantaranya melakukan diversifikasi pangan, pengembangan lumbung pangan mandiri, kawasan mandiri pangan, dan lainnya. Melalui program itu, diharapkan daerah rentan rawan pangan semakin berkurang.

BKP juga akan menjalin kerja sama dengan Bappenas untuk mengangkat daerah dengan individu yang perkembangan tubuhnya tidak normal, terutama pada anak-anak. Mereka memerlukan sumber nutrisi yang memadai dari produk pangan yang berkualitas.

"Tahun 2017 lalu, ada delapan kabupaten. Tahun depan, kami targetkan 100 kabupaten akan mendapatkan program pengentasan pangan berkualitas," lanjut dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan: Status Ketahanan...
Kementan: Status Ketahanan Pangan Indonesia Semakin Baik
Ketahanan Pangan Mendesak,...
Ketahanan Pangan Mendesak, Aceh Kenalkan GAMPANG di Bimtek Publikasi
IPDMIP Dukung Kementan...
IPDMIP Dukung Kementan Capai Ketahanan Pangan
Diversifikasi Pangan...
Diversifikasi Pangan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Kebutuhan Pangan Terjamin,...
Kebutuhan Pangan Terjamin, Ini Berkat Pahlawan Pangan
Jaga Ketahanan Pangan,...
Jaga Ketahanan Pangan, Kementan Maksimalkan Keterlibatan Perempuan
Berita Terkini
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
18 menit yang lalu
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
30 menit yang lalu
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
32 menit yang lalu
Mobilitas Makin Hemat:...
Mobilitas Makin Hemat: Nikmati Promo Spesial BRI Kartu Kredit di Aplikasi MyBluebird
54 menit yang lalu
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
56 menit yang lalu
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
1 jam yang lalu
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved