Telkom Tantang Karyawannya Hasilkan Produk Inovatif

Senin, 13 November 2017 - 14:58 WIB
Telkom Tantang Karyawannya...
Telkom Tantang Karyawannya Hasilkan Produk Inovatif
A A A
BANDUNG - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menantang karyawannya mampu berinovasi untuk kemajuan perusahaan dan bisnis. Inovasi tidak sebatas pada menghasilkan produk baru, tetapi juga inovasi pelayanan dan operasi bisnis.

CEO Digital Amoeba Fauzan Feisal mengatakan, Telkom terus berkomitmen mendorong karyawannya menghasilkan inovasi baru untuk kemajuan perusahaan. Berbagai upaya itu penting dilakukan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.

Menurutnya, untuk new product service, para startup menghasilkan produk baru yang bisa dijual Telkom. Sedangkan inovasi operasi bisnis membuat aplikasi untuk meningkatkan kinerja para teknisi Telkom.

Dia mencontohkan, salah satu inovasi yang telah berhasil dikembangkan melalui program Digital Amoeba adalah pemantau pekerjaan para teknisi di lapangan. Alat dalam bentuk aplikasi itu akan memberikan reward atas kinerja teknisi.

"Selama ini, teknisi yang bekerja rajin dan tidak rajin sama saja, sesuai SOP atau tidak, sama. Nah, aplikasi ini dipasang di telepon seluler teknisi. Jika mereka bekerja bagus, akan ada poin seperti bintang, poin ini bisa ditukar bonus," kata Fauzan dalam rilis, Bandung, Senin (13/11/2017).

Salah satu wahana yang digunakan Telkom untuk menampung kreativitas karyawannya yaitu melalui program Digital Amoeba. Program itu, terus digodok kematangannya untuk sistem lebih baik. Salah satunya program ditantang dilakukan dalam enam batch selama satu tahun, yang mana satu batch terdiri maksimum 15 tim.

Dia mengatakan, jika inovasi lain kental unsur bisnis, maka Digital Amoeba kental sisi human resources (HR). Yakni, setidaknya pencarian dan pembentukan sumber daya manusia, pengelolaan insentif dan karir, serta perubahan budaya perusahaan.

"Namun, sisi HR ini nantinya berdampak langsung ke bisnis Telkom. Untuk bertahan dengan bagus di era digital yang sangat disruptif, Telkom membutuhkan inovasi signifikan. Tidak hanya untuk dirinya, tapi juga agar bisa mendorong inovasi digital bagi ekonomi Indonesia," jelasnya di sela-sela acara FHCI "The 2nd Indonesia Human Capital Summit 2017.

Principal Expert Digital Mastery Engine Team Group Divisi Digital Service PT Telkom itu menambahkan, saat ini yang sudah terdapat 60 binaan. Dari jumlah tersebut, tidak semuanya berhasil, hanya 38 tim yang masih bertahan sampai saat ini. Inovasi mereka diimplementasikan di sejumlah divisi dan unit perusahaan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Isu Hangat Selama Tiga...
Isu Hangat Selama Tiga Tahun ke Belakang di Industri Jaringan Telekomunikasi
Menanti Sepak Terjang...
Menanti Sepak Terjang Alexander Rusli Kembali ke Industri Telekomunikasi
XL Axiata Jual Aset...
XL Axiata Jual Aset Infrastruktur Telekomunikasi, Nilainya Rp5,9 Miliar
Telkom Buka Program...
Telkom Buka Program Magang 311 Mahasiswa, Pendaftar Capai 40.000 Orang
Baru 3 Tahun Pimpin...
Baru 3 Tahun Pimpin Telkom, Pengamat: Masa Jabatan Ririek Masih Panjang
Data IndiHome Diduga...
Data IndiHome Diduga Bocor, Telkom Pastikan Terproteksi
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
5 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
5 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
5 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
6 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
6 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
6 jam yang lalu
Infografis
Tantang Rusia, Ini 3...
Tantang Rusia, Ini 3 Senjata Nuklir Andalan Prancis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved