Kemudahan Berbisnis di Jakarta Masih Kalah oleh Jatim

Selasa, 21 November 2017 - 19:35 WIB
Kemudahan Berbisnis...
Kemudahan Berbisnis di Jakarta Masih Kalah oleh Jatim
A A A
JAKARTA - Berdasarkan indeks kemudahan berbisnis yang dirilis Asia Competitiveness Institute (ACI) tahun 2017, DKI Jakarta menduduki peringkat keempat atau turun dua peringkat dibanding tahun 2015.

Posisi Jakarta dikalahkan oleh Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa tengah yang masing-masing menduduki posisi pertama, kedua dan ketiga.

"Penurunan ini disebabkan oleh performa Jakarta yang stagnan. Skor Jakarta pada indikator Responsiveness to Business and Competitive Policies yang terbilang rata-rata menunjukkan bahwa Jakarta masih kurang kompetitif dibandingkan dengan provinsi lain yang mengalami banyak kemajuan," kata Research Fellow sekaligus Deputy Director ACI Mulya Amri.

Menurut Mulya, Indonesia perlu mendorong provinsi yang paling tinggi dalam kemudahan berbisnis seperti Jawa Timur untuk dimaksimalkan potensinya. Namun, tegas dia, kemudahan berbisnis di provinsi DKI Jakarta juga perlu ditingkatkan. Pasalnya, Jakarta adalah provinsi yang merupakan benchmark perekonomian sekaligus ibu kota negara Indonesia.

"Jakarta bukan hanya sebagai ibu kota negara tetapi di sini berkumpulnya ekonomi makro. Sehingga harus bersaing dengan kota-kota besar di dunia. Kalau kemudahan berusahanya lebih tinggi, tentu investor akan melihat," tegasnya.

Direktur Eksekutif Jakarta Property Institute (JPI) Wendy Haryanto mengatakan, proses perizinan bangunan menjadi salah satu indikator penting kemudahan berbisnis masih bermasalah.

"Hingga saat ini, belum ada inovasi yang signifikan terkait dengan proses perizinan di Jakarta. Ini salah satunya disebabkan oleh DPMPTSP sebagai garda terdepan perizinan mempunyai banyak masalah," ujarnya.

Selain itu, kompleksnya regulasi di tingkat nasional maupun provinsi juga menjadi faktor penting dalam efisiensi pengurusan perizinan. Ditambah lagi, saat ini belum ada keterlibatan sektor swasta dalam perumusan kebijakan.

"Kompleksnya proses perizinan di Jakarta menjadi tantangan tersendiri bagi Pemprov DKI Jakarta dan juga para pelaku properti. Untuk itu, JPI sebagai mitra Pemprov DKI Jakarta berinisiatif untuk merangkul pemerintah dalam memetakan masalah perizinan yang ada dan bersama-sama mencari solusi," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
2.078 Izin Usaha Pertambangan...
2.078 Izin Usaha Pertambangan Dicabut, Pemerintah Tak Pandang Bulu Siapa Pemiliknya
2.087 IUP Dicabut, Bahlil:...
2.087 IUP Dicabut, Bahlil: Tak Ada Pengusaha Tertentu yang Kendalikan Pemerintah
Holywings Pondok Indah...
Holywings Pondok Indah Satu-satunya Gerai yang Tidak Disegel Pemprov DKI
Pertamina Bakal Cabut...
Pertamina Bakal Cabut Izin SPBU Buntut Pom Bensin Curangi Meteran
Perpanjangan Kontrak...
Perpanjangan Kontrak Vale Menjadi IUPK Perlu Kajian Tim Independen
Curhat Jokowi Saat Masih...
Curhat Jokowi Saat Masih Susah Jadi Pengusaha: Urus Izin Usaha Harus Bayar
Berita Terkini
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
10 menit yang lalu
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
21 menit yang lalu
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
36 menit yang lalu
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
2 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
3 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved