Holding Tambang, Komisaris-Direksi BUMN Tetap Dipilih Pemerintah

Jum'at, 24 November 2017 - 14:36 WIB
Holding Tambang, Komisaris-Direksi...
Holding Tambang, Komisaris-Direksi BUMN Tetap Dipilih Pemerintah
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) Arie Prabowo Ariotedjo mengemukakan bahwa pemerintah tetap berwenang untuk memilih direksi dan komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN), meski nantinya sudah terbentuk holding BUMN tambang.

(Baca: Holding BUMN Tambang Bikin Kendali Pemerintah Double Cover )

Pemerintah masih tetap memiliki saham seri A atau saham dwiwarna di induk holding BUMN tambang dan tiga anak usaha lainnya.

Adapun induk holding BUMN tambang yaitu PT Inalum (Persero). Sementara anak usahanya antara lain PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, dan PT Timah (Persero) Tbk.

"Mengenai penunjukan komisaris maupun direksi, jadi nanti itu tetap (ditunjuk) dari pemerintah, bukan Inalum," katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/11/2017).

Selain itu, keistimewaan lainnya atas saham dwiwarna adalah perubahan struktur permodalan dan anggaran dasar tetap harus persetujuan pemerintah. Termasuk, mengenai rencana divestasi saham.

Jadi, meskipun ada holding BUMN tambang, Inalum tetap tidak memiliki hak untuk menjual saham yang ada di anak usahanya tersebut.

(Baca: Holding BUMN Tambang Resmi Terbentuk Akhir Bulan Ini )

"Kalau ada pertanyaan bisa enggak Inalum menjual. Enggak bisa. Tetap itu di pemegang saham seri A," imbuh Arie.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan bahwa holding BUMN sektor pertambangan akan resmi terbentuk akhir bulan ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Kerja BUMN dengan...
Rapat Kerja BUMN dengan Komisi V DPR Bahas Pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro
Holding BUMN Pangan...
Holding BUMN Pangan Ditargetkan Rampung September 2021
Misi Jadi Perusahaan...
Misi Jadi Perusahaan Kelas Dunia di 2024, Ini Strategi BKI
BUMN Jasa Survei Godok...
BUMN Jasa Survei Godok Akulturasi Anggota Holding
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Nyaris Setahun Berdiri,...
Nyaris Setahun Berdiri, Apa Gebrakan Holding BUMN Pangan?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved