IHSG dan Bursa Saham Asia Dibuka Kompak Memerah

Kamis, 30 November 2017 - 09:15 WIB
IHSG dan Bursa Saham...
IHSG dan Bursa Saham Asia Dibuka Kompak Memerah
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka melemah melanjutkan penutupan kemarin yang berada di zona merah. IHSG sesi pagi dibuka turun 6,53 poin setara 0,11% ke level 6.054,84 di tengah bursa saham Asia yang juga dibuka ambruk.

Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup memerah ke level 6.061,37 setelah kehilangan sebesar 9,35 poin atau setara dengan 0,15%.

Sektor saham dalam negeri variatif dengan sektor konsumer dan aneka industri sama-sama melemah 0,49% dan sektor yang menguat tertinggi yakni perkebunan sebesar 0,11%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,43 miliar dengan 3,02 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp382,13 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp914,65 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp532,52 miliar. Tercatat 35 saham naik, 34 saham turun dan 314 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Indotambangraya Megah naik Rp200 menjadi Rp20.900, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) naiK Rp100 menjadi Rp5.275, dan PT bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik Rp30 menjadi Rp3.190.

Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp500 menjadi Rp49.725, PT Tower Menara Nusantara Tbk (TOWR) melemah Rp220 menjadi Rp3.960, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp175 menjadi Rp79.925.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, bursa saham Asia melemah karena harga minyak menguat setelah jatuh di sesi terakhir. Investor di kawasan ini juga akan terus memantau beberapa rilis data penting di kemudian hari.

Bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 0,06% karena sektor teknologi diperdagangkan lebih rendah. Di mana saham Sony turun 1,69% dan saham Nintendo melemah 2,18%.

Di Korea Selatan, indeks patokan Kospi turun 0,84% menjelang keputusan suku bunga Bank of Korea, yang dijadwalkan pukul 09:00 waktu HK/SIN. Bank sentral Korea Selatan diperkirakan akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam enam tahun.

Saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 3,38% dan 4% dengan dengan sektor teknologi sebagai kinerja terburuk pada hari itu.

Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 kehilangan 0,84% dengan sektor material dan perbankan melemah. Saham keuangan turun 1,5% setelah pemerintah mengatakan akan meluncurkan penyelidikan ke sektor ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
17 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved