Rasio Elektrifikasi RI Diklaim Tembus 93,5%

Kamis, 30 November 2017 - 13:44 WIB
Rasio Elektrifikasi...
Rasio Elektrifikasi RI Diklaim Tembus 93,5%
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengemukakan bahwa saat ini rasio elektrifikasi nasional sudah mencapai 93,5%. Namun, pemerintah masih harus terus meningkatkan rasionya karena rasio elektrifikasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Papua masih kecil.

Menurutnya, rasio elektrifikasi di Papua masih di bawah 50% atau sekitar 48,5%. Sementara di NTB rasio elektrifikasinya masih sekitar 60%, karena itu dua wilayah ini menjadi fokus pemerintah agar dapat ditingkatkan.

"Kalau 93,5% itu kan nasional. Kita memang harus berjuang keras untuk wilayah Papua. Karena wilayah Papua itu electrification-nya masih di bawah 50% atau sekitar 48,5% dan NTB masih di bawah 60%. Jadi ini yang kita fokus," katanya di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Dia berharap, paling lambat pada 2019 seluruh desa di wilayah Indonesia khususnya di Papua dan NTB sudah teraliri listrik seluruhnya. Mengingat, jumlah desa di dua daerah tersebut saja sudah mencapai 2.000 desa.

"Dua daerah ini memiliki desa yang totalnya kira-kira hampir 2.000, yang harus kita juga berusaha memasang penerangan di dua daerah ini. Itu kira-kira mudah-mudahan pada 2017, 2018, ya paling lambat 2019 selesai di 2.500 desa. Seluruh Indonesia, tapi kalau yang provinsi NTB dan Papua sekitar 2.000 desa," tutur dia.

Selain dua daerah ini, tambah Jonan, pemerintah melalui PT PLN (Persero) juga tengah berupaya untuk meningkatkan jaringan listrik di 10.000 desa. Sebab, 10.000 desa ini juga masih belum teraliri listrik sepenuhnya.

"Ada juga 10.000 desa lain yang sekarang dikerjakan PLN, karena memang ada yang ada jaringannya tapi belum seluruhnya. Misalnya, satu desa itu lima dusun, yang ada layanannya hanya 3 atau 4 dusun. Nah ini kita penuhi semua. Jadi ada 10.000 lag," terangnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Surplus Daya Listrik,...
Surplus Daya Listrik, Kementerian ESDM: Daripada Dikeluhkan, Disyukuri Saja
Kementerian ESDM Ubah...
Kementerian ESDM Ubah Aturan untuk Antisipasi Blackout
Kementerian ESDM Mendorong...
Kementerian ESDM Mendorong Efisiensi Penyediaan Tenaga Listrik
ESDM Pastikan Layanan...
ESDM Pastikan Layanan dan Keandalan Pasokan Listrik di Masa Pandemi
Kementerian ESDM Sebut...
Kementerian ESDM Sebut Tarif Listrik Berpotensi Turun, Ini Sebabnya
Percepat Konversi Kendaraan...
Percepat Konversi Kendaraan Listrik, Kementerian ESDM Gandeng 50 Bengkel
Berita Terkini
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
45 menit yang lalu
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
9 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
10 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
10 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
11 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
11 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved