Pernyataan Trump Soal Yerussalem Tak Goyahkan Ekspor RI ke AS

Jum'at, 15 Desember 2017 - 12:09 WIB
Pernyataan Trump Soal...
Pernyataan Trump Soal Yerussalem Tak Goyahkan Ekspor RI ke AS
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait Yerussalem tidak menggoyangkan ekspor Indonesia ke AS. Meski Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah menyatakan sikap menolak pernyataan orang nomor satu di Negeri Paman Sam tersebut.

(Baca: Surplus Neraca Perdagangan RI November Turun Jadi USD130 Juta )

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, pada November 2017 ekspor nonmigas Indonesia ke AS meningkat 11,25% menjadi USD15,72 miliar. AS menjadi negara nomor dua terbesar yang menerima barang ekspor Indonesia, setelah China.

"Pangsa ekspor nonmigas, utamanya tetap ke Tiongkok sumbangannya 13,69% atau USD19,13 miliar. Kemudian diikuti AS ekspor kita masih kuat, enggak peduli komentar dari Presidennya yaitu sektiar 11,25% atau USD15,72 miliar, kemudian ke Jepang 9,47% atau USD13,22 miliar," kata dia di Gedung BPS, Jakarta, Jumat (15/12/2017).

(Baca: Ekspor Migas RI November Turun 12,38% )

Sementara secara kumulatif, China masih memberikan sumbangan terbesar terhadap ekspor Indonesia. Ekspor Indonesia ke China naik dari USD13,24 miliar pada Januari hingga November 2016 menjadi USD19,13 miliar pada Januari hingga November 2017.

Sementara, ekspor Indonesia ke AS secara kumulatif naik dari USD14,23 miliar menjadi USD15,72 miliar. "Tapi share-nya (AS) menurun tergeret oleh China. Demikian juga Jepang share pada tahun lalu USD11,97 miliar jadi USD13,22 miliar," imbuhnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PPKM Darurat Tak Akan...
PPKM Darurat Tak Akan Menghentikan Laju Surplus Neraca Perdagangan
Jaga Rekor 43 Bulan...
Jaga Rekor 43 Bulan Beruntun, Neraca Dagang RI November 2023 Cetak Surplus USD4,62 Miliar
Hebat, Neraca Dagang...
Hebat, Neraca Dagang Indonesia Suplus 29 Bulan Beruntun hingga September
Impor Tinggi, Neraca...
Impor Tinggi, Neraca Dagang Diramal Masih Bisa Surplus Tipis
Neraca Dagang November...
Neraca Dagang November 2020 Diproyeksi Cetak Surplus USD3,11 Miliar
Neraca Dagang RI Surplus,...
Neraca Dagang RI Surplus, Menang Lawan AS tapi Keok Vs Korsel
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
4 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
5 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
5 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
6 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
6 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
7 jam yang lalu
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved