Adakan Workshop, BPH Migas Ingin Perkuat Infrastruktur Gas.

Sabtu, 16 Desember 2017 - 13:32 WIB
Adakan Workshop, BPH...
Adakan Workshop, BPH Migas Ingin Perkuat Infrastruktur Gas.
A A A
MEDAN - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) terus meningkatkan kinerjanya dalam pengelolaan gas di Tanah Air. Salah satu caranya dengan mengadakan workshop bertema " Penguatan Sektor Hilir Migas Melalui Perbaikan Tata Kelola Gas Bumi.

Menurut Komite BPH Migas, Hari Pratoyo bahwa pihaknya ingin memperbaiki pengelolaan migas di Indonesia sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001. Tujuannya, dengan perbaikan itu bisa dimanfaatkan oleh badan usaha dan investor guna meningkatkan infrastruktur gas. "Dengan begitu, pemanfaat sumber energi gas bisa dimanfaatkan secara maksimal dan meluas," ujar Hari di Medan, Sabtu (16/12/2017)

Dalam acara tersebut, BPH Migas mengundang Kasubdit Deputi Minyak dan Gas Bumi Bappenas, Dody Virgo Sinaga dan Asisten Deputi Infrastruktur Migas Kemenko Perekonomian, Sunandar sebagai nara sumber. Untuk persertanya, BPH menghadirkan stekholder yang berkaitan dengan gas seperti PGN, PLN, badan usaha niaga gas dan pengusahan penyedia jasa pipa gas. Tujuannya, agar para pelaku yang terlibat di bidang gas mengetahui kondisi industri gas di Indonesia.

Dody mengatakan, saat ini arah pembangunan pemerintah fokus dalam pemanfaatan sumber energi tidak terbarukan seperti minyak dan gas, hanya untuk memenuhi kebutuhan dalan negeri saja. "Jadi saat ini gas bumi tidak hanya untuk mencari devisa saja, tapi untuk pembangunan ekonomi nasional," kata Dodi.

Untuk memenuhi kebutuhan energi khususnya dalam sektor gas, pemerintah akan membangun infrastruktur. Rencananya, pemerintah akan melakukan pembangunan ruas pipa transmisi dan ditribusi gas bumi sepanjang 555 km. Ada juga pembangunan pipa transmisi jaringan pipa gas untuk rumah tangga sepanjang 42 km.

Lebih lanjut, Dody menerangkan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) ini, sudah masuk dalam tahap ke tiga, terhitung sejak 2015 sampai 2019. Dimana memantapkan pembangunan secara menyeluruh di berbagai bidang dengan menekan daya saing kompetitif perkonomian berlandaskan sumber daya alam dan manusia.

Pada kesempatan yang sama, Sunandar mengatakan infrastruktur gas juga bisa dibangun dengan skema perekonomian. Caranya dengan Kontrak Investasi Koletif-Efek Beragun Aset (KIK-EBA). Jadi aset infrastruktur yang dimiliki peneribtah dan BUMN melalui skema EBA digunakan untuk membiayai infrastrutur baru. "Hal ini sudah dilakukan oleh PLN dengan membangun pembangkit listrik," terang Sunandar

Hanya saja untuk gas, mungkin sedikit berbeda. Sebab, untuk setiap daerah harga gasnya pasti berbeda.Untuk itu perlu perumusan yang panjang antar pihak yang terlibat.

Sementara itu, Heri berharap dengan adanya diskusi ini bisa menggandeng investor untuk mengembangkan infrastruktur gas. "Kami berharap para investor biaa berkerja sama, guna membangun industri gas saat ini," pungkasnya

Rencananya,acara serupa tak hanya akan diadakan di Medan. BHP Migas akan menggelar diskusi diberbagai kota disuliruh Indonesia, namun tentunya daerah tersebut harus memilki sumber gas serta demandnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Monitor Pembangunan...
Monitor Pembangunan Pipa Gas Bumi, BPH Migas Kunjungi Demak
Proyek Pipa Gas Cirebon-Semarang...
Proyek Pipa Gas Cirebon-Semarang Akan Didanai APBN
Rekind Mundur dari Proyek...
Rekind Mundur dari Proyek Cisem, BPH Migas Malah Apresiasi
Tiga Opsi untuk Lanjutkan...
Tiga Opsi untuk Lanjutkan Proyek Pipa Gas yang Mangkrak 14 Tahun
PT. Bakrie & Brothers...
PT. Bakrie & Brothers Tbk Siap Bangun Proyek Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang
BPH Migas Dorong Percepatan...
BPH Migas Dorong Percepatan Realisasi Pembangunan Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang
Berita Terkini
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
43 menit yang lalu
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
1 jam yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
1 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
1 jam yang lalu
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
2 jam yang lalu
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
2 jam yang lalu
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved