Industri Pelayaran Tahun Depan Diyakini Tumbuh Moderat

Kamis, 21 Desember 2017 - 16:21 WIB
Industri Pelayaran Tahun...
Industri Pelayaran Tahun Depan Diyakini Tumbuh Moderat
A A A
JAKARTA - Industri pelayaran nasional memandang optimistis prospek bisnis tahun depan yang diyakini akan cerah. Alasannya, asumsi makro yang dipatok tumbuh moderat yakni di angka 5,4%.

Ketua Umum Indonesia National Shipowner Association (INSA) Carmelita Hartoto mengatakan, meski industri pelayaran nasional tidak akan mengalami pertumbuhan signifikan pada angkutan domestik. Namun, beberapa sektor pelayaran nasional yang melayani kegiatan ekapor-impor justru mengalami pertumbuhan lebih baik.

"Terutama di awal kuartal II tahun depan. Sektor ekspor-impor ini akan lebih membaik. Hal itu didorong oleh membaiknya harga CPO global pada beberapa waktu belakangan ini," kata Carmelita di Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Faktor lain yakni dampak dari paket kebijakan ekonomi XV yang berkaitan dengan daya saing penyedia jasa logistik nasional dan Permendag No 82/2017 tentang ketentuan penggunaan angkutan laut dan asuransi nasional untuk ekapor-impor barang barang tertentu.

Permendag No 82/2017 mewajibkan ekspor-impor menggunakan kapal laut nasional untuk komoditas batu bara, CPO dan beras. Aturan ini diyakini mampu menekan defisit neraca perdagangan jasa Indonesia yang disahkan sejak Oktober kemarin dan aktif berlaku pada Mei 2018.

"Melihat Permendag tersebut, kami optimis sektor pelayaran nasional diprediksikan tumbuh bertahap terutama pada sektor angkutan curah, tongkang atau tuh and badge serta kargo kontainer," jelas Carmelita.

Sementara Wakil Ketua Umum III DPP INSA Darmansyah Tanamas mengatakan, kebutuhan tongkang untuk angkutan curah domestik saat ini juga cukup tinggi. Hal itu sebagai dampak dari gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah.

"Banyak kapal tongkang yang melayani pengangkutan material infrastruktur seperti semen, batu dan pasir untuk pembangunan infrastruktur di wilayah timur Indonesia," imbuhnya.

Beroperasinya beberapa pembangkit listrik di 2018, diprediksi juga akan menambah volume angkutan laut domestik, baik untuk kapal curah maupun kapal tongkang. INSA juga mengapresaisi pemerintah yang telah melibatkan pelayaran swasta nasional dalam Program Tol Laut pada 2017.

INSA mengusulkan optimalisasi sinergi antara pelayaran BUMN dan swasta nasional dengan pemanfaatan ruang muat pelayaran swasta nasional. Pemanfaatan space liner tersebut untuk kapal swasta nasional yang sudah rutin melakukan pelayanan di wilayah timur Indonesia berkonsep pengumpul dan pengumpan.

Selain itu, kapal-kapal tol laut milik BUMN tidak perlu mengambil muatan bahan pokok dari origin port seperti Tanjung Priok dan Tanjung Perak. "Semoga usulan ini bisa diterima pemerintah, karena ini akan menghemat anggaran pemerintah," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terjepit, Sektor Pelayaran...
Terjepit, Sektor Pelayaran Butuh Stimulus Cepat dan Tepat
DPP INSA Minta Pemerintah...
DPP INSA Minta Pemerintah Tinjau Nasib Kapal Roro
Industri Pelayaran Optimistis...
Industri Pelayaran Optimistis Dongkrak Kinerja di 2022
Jadi Anggota Dewan IMO,...
Jadi Anggota Dewan IMO, Indonesia Angkat 3 Isu Maritim
INSA Sebut Tantangan...
INSA Sebut Tantangan Pelayaran Makin Kompleks di 2021
Kinerja Pelayaran Masih...
Kinerja Pelayaran Masih Terpukul, INSA Minta Keringanan
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved