Divestasi Buntu, Ini Cara Lain Pemerintah Caplok Saham Freeport

Rabu, 27 Desember 2017 - 14:55 WIB
Divestasi Buntu, Ini...
Divestasi Buntu, Ini Cara Lain Pemerintah Caplok Saham Freeport
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk menggunakan cara lain untuk mencaplok saham PT Freeport Indonesia. Hal ini lantaran hingga saat ini tak kunjung menemukan titik terang antara pemerintah dan Freeport mengenai harga saham yang harus didivestasikan oleh raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) ini.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Bambang Gatot mengungkapkan, pemerintah sejatinya berharap proses perundingan segera rampung. Namun, hingga saat ini masih terjadi deadlock mengenai proses divestasi.

"Freeport masih terus berunding. Kita maunya bisa menyelesaikan secara cepat, yang belum selesai sampai sekarang adalah proses divestasi, dalam hal ini diwakili oleh Menkeu dan Menteri BUMN. Ya namanya tawar menawar, kendalanya belum cocok," katanya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Sebab itu, pemerintah memilih untuk menggunakan cara lain untuk menguasai Freeport. Cara yang diambil pemerintah yakni dengan membeli hak partisipasi (participating interest/PI) milik perusahaan tambang asal Australia, Rio Tinto yang ada di tambang Grasberg, Papua.

Rio Tinto sendiri memiliki 40% saham di Freeport. Nantinya, akan dibuat perjanjian untuk mengonversi hak partisipasi tersebut menjadi saham.

"Betul (beli hak partisipasi Rio Tinto). Ya kalau kesepakatan para pihak setuju kenapa tidak (konversi jadi saham). Ya diperjanjiannya diperjanjikan," tutur dia.

Pihaknya mengakui, yang berkewajiban melepas saham adalah Freeport. Namun yang terpenting bagi pemerintah saat ini adalah menguasai 51% saham Freeport bagaimanapun caranya. Kendati demikian, Bambang menegaskan bahwa cara ini bukan dimaksudkan untuk membebaskan Freeport dari kewajiban divestasi.

"Ya enggaklah (kewajiban divestasi Freeport bebas). Kok bisa bebas? Rio Tinto itu di mana sekarang? Kan tujuan utama pemerintah apa? Memiliki saham 51%. Kalau itu tercapai 51%, asal sahamnya dari mana ya tetap divestasi," tuturnya.

Sekadar informasi, saham yang ada di Freeport Indonesia saat ini terdiri dari saham Freeport McMoran sebesar 81,28%, PT Indocopper Investama (perusahaan berbadan hukum Indonesia yang 100% dimiliki Indonesia) sebesar 9,36% dan saham pemerintah Indonesia sebesar 9,36%.

Jika 40% hak memiliki Rio Tinto dikonversi menjadi saham, maka akan ada perubahan persentase dalam susunan saham PTFI. Karena perbandingannya adalah 40% milik Rio Tinto dan 60% milik PTFI.

Dengan begitu, porsi saham yang ada di PTFI menjadi Freeport McMoran sekitar 48,76% (81,28x60%), dan PT Indocopper Investama sebesar 5,6% (9,36x60%). Kemudian, pemerintah pun rencananya akan membeli seluruh saham Rio Tinto, saham PT Indocopper Investama, dan sebagian saham Freeport McMoran.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved